Cuaca Dingin Ekstrem Tewaskan 18 Orang di Amerika Serikat

Ruben Setiawan

Minggu, 07 Januari 2018 | 05:00 WIB
Cuaca Dingin Ekstrem Tewaskan 18 Orang di Amerika Serikat
Sebuah dermaga di New York yang tertutup lapisan salju. (AFP)

Suara.com - Suhu dingin kutub utara yang menusuk tulang pada Sabtu melanda wilayah Pantai Timur dan Barat Tengah Amerika Serikat hingga membahayakan keadaan, pada saat puluhan ribu orang berjuang membersihkan dampak badai salju.

Angin dingin serta peringatan akan suhu beku telah beredar dari Florida ke New England dan dari tengah negeri ke negara-negara bagian Barat Tengah. Sementara itu, Dinas Cuaca Nasional memperingatkan bahwa wilayah-wilayah dari Kansas hingga Ohio akan dilanda hujan bersuhu beku.

Di sejumlah wilayah, para pejabat daerah memperingatkan warga bahwa kulit dalam keadaan tidak tertutup bisa membeku dalam beberapa menit saja.

Pihak berwenang di berbagai kota, mulai Houston hingga Boston, telah meningkatkan upaya untuk membawa para tuna wisma ke tempat-tempat penampungan.

Cuaca dingin mengganggu kegiatan para petugas dalam membersihkan salju dan es dari jalanan setelah badai salju menyelimuti Pantai Timur pada Kamis dan Jumat. Karena badai, ratusan sekolah ditutup sementara layanan kereta terhenti atau berkurang.

Cuaca dingin dan bersalju dianggap sebagai penyebab tewasnya 18 orang dalam beberapa hari terakhir ini, termasuk empat orang karena kecelakaan lalu lintas di North Carolina dan tiga orang di Texas.

Killington, yang merupakan tempat liburan untuk bermain ski di Vermont, pada Sabtu ditutup kendati kondisi salju sangat bagus. Pengelola tempat ski itu mengatakan angin dingin di daerah lereng itu tercatat bersuhu minus 46 derajat Celcius.

"(Suhu) ini terlalu dingin untuk membiarkan orang-orang berada di luar," kata pengelola di lamannya.

Menurut ahli meteorologi Bob Oravec dari Pusat Ramalan Cuaca di Maryland, yang merupakan bagian dari Dinas Cuaca Nasional, tidak ada tanda-tanda bahwa cuaca dingin brutal di Pantai Timur dan Barat Tengah akan mereda pada akhir pekan ini.

Namun, Oravec mengatakan suhu akan membaik mulai Senin dan sebelum itu, kondisi cuaca kemungkinan akan memburuk.

"Minggu pagi akan menjadi pagi terdingin" sepanjang pekan yang bersuhu sangat dingin, katanya.

Oravec mengatakan suhu di Bandar Udara Internasional John F. Kennedy di New York saat ini mencapai minus 13 derajat Celcius.

Bandara itu sejak Kamis hingga Jumpat pagi ditutup karena tertutup salju yang turun lebat. Sejumlah penumpang harus bertahan menghadapi lebih banyak penundaan pada Sabtu, setelah sayap pesawat China Southern mengenai ekor pesawat Kuwait Airlines di landasan.

Setelah ditutup pada Selasa, Bandara Internasional Charleston di South Caroline masih tutup pada Sabtu. Landasan pacu bandara itu masih belum berfungsi setelah tertutup salju setebal 12,7 cm. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda

Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:56 WIB

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:35 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB

Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif

Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:05 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran

Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:41 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB