Kisah Pencuri Tali Pocong: Ternyata Nggak Ada Khasiatnya

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Senin, 08 Januari 2018 | 18:17 WIB
Kisah Pencuri Tali Pocong: Ternyata Nggak Ada Khasiatnya
MI (35), pelaku pembongkaran makam dan pencurian tali pocong jenazah almarhum M. Hendra, di Polres Tangerang Selatan, Senin (8/1/2018). [Suara.com/Welly Hidayat]
Supir angkutan umum D 10 rute Ciputat - Pondok Aren, MI (35), sedang butuh uang sebanyak-banyaknya.

"Karena adiknya yang mau lulus SMA butuh uang untuk lulusan tahun 2018 ini. Baru kekumpul Rp500 ribu. Masih kurang Rp3 juta lagi. untuk keperluan dan lainnya," ujar Kepala Kepolisian Resor Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Fadli Widiyanto dalam konferensi pers di kantor Polres Tangerang Selatan, Jalan Promoter, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/1/2018).

MI tinggal bersama adiknya di Jalan Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, semenjak dia cerai dengan istri yang dinikahi tahun 2003.

MI sudah frustrasi mencari uang. Pendapatan dari jasa angkutan umum rata-rata hanya Rp30 ribu sehari.

Sampai akhirnya dia mendengar cerita dari seorang penumpang. Penumpang itu bercerita kalau dengan memiliki tali pocong, bisa mendapatkan rezeki dengan lebih gampang. Kalau misalnya pekerjaannya supir angkutan umum, akan banyak penumpang saban hari.

"Sehingga kepikiranlah dia, untuk mempercepat proses itu dengan menggunakan tali pocong," kata Fadli.

Waktu yang dia tunggu-tunggu untuk mendapatkan tali pocong akhirnya tiba. Pada hari Kamis (28/12/2017), temannya, M. Hendra bin Solahi, meninggal dunia. Jenazah Hendra dimakamkan di kuburan Jalan Taman Abadi, RW 3, Sawah Lama, Ciputat.

Tak lama setelah Hendra dikubur, ketika suasana sedang sepi, Hendra mendatangi kuburan itu. Dia bongkar gundukan tanah merah sampai menemukan barang yang dicari.

Dia segera membawa pergi tali pocong. Jumat pagi, penduduk sekitar makam gempar. Tapi, MI tak peduli. Dia berusaha tenang bersama tali pocong. Biar rezeki lancar, seperti kata penumpang yang pernah menceritakannya.

"Ternyata nggak ada khasiatnya sama sekali," ujar Fadli.
 
Di ujung cerita, perbuatan MI terungkap dan dia ditangkap polisi.

Perguruan silat

Hendra lahir tahun 1970. Setelah dewasa, tepatnya 2003, dia bersama sembilan teman mendirikan perguruan pencak silat. Elak Perak, namanya. Tapi perguruan ini berumur panjang.

"Tapi sudah nggak aktif. Kemudian dia (almarhum) tinggal di musala di dekat pemakaman," kata Fadli.

Menurut cerita keluarga yang disampaikan Fadli, Hendra memiliki ilmu kebhatinan.

Polisi sempat tertarik mendalami motivasi MI mencuri tali pocong jenazah Hendra, apakah gara-gara almarhum semasa hidupnya punya ilmu kebathinan.

"Nggak tahu dia malah (tersangka). Kalau almarhum pernah punya perguruan," ujar Fadil.

MI tak banyak tahu tentang masa lalu Hendra karena dia baru berteman dengannya selama enam bulan.

"Iti dia (pelaku) nggak termasuk dari 10 teman teman almarhum pas buat perguruan silat. Orang kenal pas di musala aja mereka," ujar Fadil.

Jumat pagi

Akhir pekan lalu, Jumat (5/1/2017), Suara.com menemui Alimin. Alimin ini seorang penggali liang lahat pemakaman. Lalu dia bercerita.

Jumat tanggal 29 Desember 2017, sekitar jam 07.00 WIB. Alimin sedang olahraga di kuburan.

Ketika sedang berolahraga, Alimin didatangi tiga orang. Ada yang perempuan, ada yang lelaki. Alimin tak ingat persis berapa yang lelaki atau berapa yang perempuan. Maklum, dia sudah mulai jadi pelupa.

"Mana tempat almarhum Hendra dikuburin, pak," kata seorang perempuan, ditirukan Alimin.

"Ada di sebelah situ," jawab Alimin.

Alimin sudah biasa ditanya-tanya peziarah. Setelah menjawab, dia kembali meneruskan aktivitas. Sementara orang-orang yang tak dikenal Alimin itu pergi ke arah yang ditunjuk tadi.

Tapi tak lama kemudian, salah satu tamu kuburan kembali lagi mendatangi Alimin. Yang dua orang masih di kuburan Hendra.

"Nanya lagi ke saya," kata Alimin.

"Nggak ada makam kok itu kuburan udah dibongkar," kata orang itu.

Alimin kaget. Bagaimana mungkin kuburan dibongkar. Padahal baru kemarin pemakamannya. Tak percaya begitu saja dengan apa yang baru saja didengarnya, Alimin segera pergi ke kuburan Hendra.

"Saya langsung lari lihat."

"Ternyata benar. Kaget saya makam dibongkar."

Benar-benar pemandangan tak lazim. Baru kali ini, Alimin melihat sebuah kuburan terbongkar.

"Papan nisan nggak ada."

"Terus saya turun lihat (jenazah), tali pocongnya juga nggak ada."

Alimin segera memberitahukan kasus ini ke tokoh masyarakat. Lalu, informasinya diteruskan ke kantor polisi.

Warga berduyun-duyun mendatangi makam. Mereka penasaran dengan apa yang telah terjadi. Tak lama kemudian, polisi datang.

"Ini saya nggak nyangka mas. Baru pertamakali ini. Saya sudah dari tahun 1990 sudah jadi penggali kubur. Ini baru saya temuin di sini," ujar Alimin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau

15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:08 WIB

Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa

Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa

Video | Senin, 16 Maret 2026 | 16:04 WIB

5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo

5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:36 WIB

20 Link Beli Amplop Lebaran Unik di Shopee: Harga Murah, Isi Banyak

20 Link Beli Amplop Lebaran Unik di Shopee: Harga Murah, Isi Banyak

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:35 WIB

Tradisi Unik Imlek yang Cuma Ada di Indonesia!

Tradisi Unik Imlek yang Cuma Ada di Indonesia!

Video | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:00 WIB

7 Fakta Unik MotoGP 2026, Tahun Terakhir Gunakan Mesin 1000cc

7 Fakta Unik MotoGP 2026, Tahun Terakhir Gunakan Mesin 1000cc

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:15 WIB

Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin

Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:04 WIB

Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026

Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:15 WIB

Stop Kasih Cokelat! Ini 10 Ide Hadiah Valentine Unik Dijamin Anti-Mainstream

Stop Kasih Cokelat! Ini 10 Ide Hadiah Valentine Unik Dijamin Anti-Mainstream

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:33 WIB

Inspirasi Kado Nikah 2026: Rekomendasi Hadiah Unik yang Berkesan

Inspirasi Kado Nikah 2026: Rekomendasi Hadiah Unik yang Berkesan

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 18:16 WIB

Terkini

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB