Ganjar Pranowo Ajak Golkar dan PKB Mendukungnya di Pilkada Jateng

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 08 Januari 2018 | 21:31 WIB
Ganjar Pranowo Ajak Golkar dan PKB Mendukungnya di Pilkada Jateng
Ganjar Pranowo di DPP Demokrt [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Ganjar Pranowo yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Tengah berharap Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa bergabung dalam koalisi empat partai politik yang mengusungnya bersama Taj Yasin sebagai pasangan bakal calon pada Pilkada Jateng 2018.

"Saya dengar yang sudah menguat Golkar, mudah-mudahan (jadi bergabung pada koalisi) komunikasi dengan PKB juga lancar dan saya berharap PKB bisa bergabung, kalau iya Insya Allah jalannya lebih bagus," kata Ganjar saat ditemui awak media Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Senin (8/1/2018).

Partai politik yang sudah menyatakan dukungan kepada bakal pasangan cagub dan calon wagub, Ganjar Pranowo-Taj Yasin (Gus Yasin) untuk maju pada Pilkada Jateng 2018 adalah PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Nasdem, dan Partai Demokrat.

Kepada sejumlah partai politik, baik yang sudah bergabung dalam koalisi maupun belum, Ganjar Pranowo menawarkan pembangunan Jateng secara bersama.

"Jateng itukan 'gede' banget, saya kira kalau kita (PDIP) sendirian seperti hari ini, mungkin akan ada banyak catatan dan ketika kawan-kawan di parpol yang direpresentasikan DPRD memberikan pengawasan pada kami dengan catatan yang cukup keras, maka mereka ikut bergabung," ujar dia.

Ganjar mengaku mudah "ngeklik" dengan bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin yang merupakan salah seorang putra Kiai Haji Maimoen Zubaer.

"Dengan Gus Yasin yang sama-sama politikus, kita bertemu di Jateng, saya kira Gus Yasin yang menjadi anggota DPRD Jateng sudah tahu beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat Jateng, mudah-mudahan 'nyekrupnya' tidak terlalu sulit," kata dia.

Belum lama ini di Jakarta, Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan bakal cagub-calon wagub dalam Pilkada Jawa Tengah 2018, yakni Ganjar Pranowo-Gus Yasin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Diumumkan Mega, Ganjar Temui SBY

Usai Diumumkan Mega, Ganjar Temui SBY

News | Minggu, 07 Januari 2018 | 18:51 WIB

Puji Pasangan Ganjar di Jateng, Mega: Kita Fight Sekarang

Puji Pasangan Ganjar di Jateng, Mega: Kita Fight Sekarang

News | Minggu, 07 Januari 2018 | 12:47 WIB

PDIP Sosialisasikan Status Ganjar Pranowo di Kasus e-KTP

PDIP Sosialisasikan Status Ganjar Pranowo di Kasus e-KTP

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 02:03 WIB

Ganjar Pranowo Tak Penuhi Panggilan KPK soal Kasus e-KTP

Ganjar Pranowo Tak Penuhi Panggilan KPK soal Kasus e-KTP

News | Rabu, 03 Januari 2018 | 17:06 WIB

Salah Satu Nama Tokoh Ini Bakal Duet dengan Sudirman Said

Salah Satu Nama Tokoh Ini Bakal Duet dengan Sudirman Said

News | Selasa, 02 Januari 2018 | 16:25 WIB

Terkini

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB