Makam Bayi Baru 40 Hari Dikubur Dirampok, Kain Kafan Hilang

Reza Gunadha

Selasa, 16 Januari 2018 | 17:17 WIB
Makam Bayi Baru 40 Hari Dikubur Dirampok, Kain Kafan Hilang
ILUSTRASI - Makam Siti Aminah, di Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dibongkar orang misterius. [Facebook/Yuni Rusmini]

Suara.com - Warga sekitar Tempat Pemakaman Umum Mbeji, Kelurahan Mertasinga, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mendadak geger. Itu setelah makam bayi yang baru 40 hari dikubur dibongkar pelaku misterius.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto mengatakan, kuburan bayi itu diketahui telah terbongkar secara paksa pada Jumat (12/1) pekan lalu.

”Pelakunya akhirnya bisa kami tangkap. Adapun yang hilang dari dalam makam itu adalah kain kafan milik bayi itu,” kata Djoko Julianto seperti dilansir Antara, Selasa (16/1/2018).

Ia menjelaskan, pembongkaran makam bayi itu kali pertama diketahui seorang warga bernama Dul Aspar.

Dul ketika itu kebetulan tengah melintasi lokasi makam, Jumat subuh sekitar pukul 05.30 WIB. Ia kaget karena melihat makam bayi malang itu dibongkar paksa. Ia segera melapor ke Polsek Cilacap Utara.

Ia mengatakan, anggota Polsek Cilacap Utara segera mendatangi pemakaman umum tersebut untuk mengecek dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Makam yang dibongkar adalah makam seorang bayi perempuan bernama Khusnulkhotimah, anak dari pasangan Tasiwan dan Karsiyah, warga Kelurahan Mertasingga, Kecamatan Cilacap Utara," ungkapnya.

Menurut dia, bayi tersebut meninggal dunia saat dilakukan persalinan di salah satu rumah bersalin Cilacap sekitar 40 hari yang lalu.

baca juga

Ia menjelaskan, untuk memastikan kondisi mayat bayi, petugas dari Polsek Cilacap Utara dan Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap dan dibantu warga membongkar makam tersebut.

Setelah makam tersebut dibongkar dan dilakukan pengecekan yang disaksikan oleh keluarga,  diketahui bahwa kondisi mayat bayi masih dalam keadaan utuh meskipun sebagian kain kafannya hilang.

Oleh karena itu, lanjut dia, mayat bayi tersebut dimakamkan kembali di tempat semula.

"Kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motif pembongkaran makam," ujarnya.

Kapolres mengakui jika saat ini, pihaknya telah menangkap seorang pria bernama Resi yang diduga sebagai pelaku pembongkaran makam bayi tersebut.

Menurut dia, pria itu juga pernah ditangkap karena melakukan pembongkaran sejumlah makam di Cilacap beberapa tahun lalu. "Yang bersangkutan masih dimintakan keterangan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Raibnya Tali Pocong Hendra, si Penghayat Ilmu Kebatinan

Misteri Raibnya Tali Pocong Hendra, si Penghayat Ilmu Kebatinan

News | Sabtu, 06 Januari 2018 | 07:40 WIB

Makam di Ciputat Dibongkar Orang Misterius, Tali Pocong Hilang

Makam di Ciputat Dibongkar Orang Misterius, Tali Pocong Hilang

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 16:24 WIB

504 Rumah dan Fasum di Cilacap Roboh Diterpa Gempa 6,9 SR

504 Rumah dan Fasum di Cilacap Roboh Diterpa Gempa 6,9 SR

News | Senin, 18 Desember 2017 | 07:13 WIB

110 Rumah Rusak karena Gempa 6,5 SR di Cilacap

110 Rumah Rusak karena Gempa 6,5 SR di Cilacap

News | Minggu, 17 Desember 2017 | 13:58 WIB

Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Cilacap Kembali ke Rumah

Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Cilacap Kembali ke Rumah

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 04:54 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×