Bertangan Kosong, Sandiaga Diperiksa Polisi soal Kasus Tanah

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 18 Januari 2018 | 13:13 WIB
Bertangan Kosong, Sandiaga Diperiksa Polisi soal Kasus Tanah
Sandiaga Uno. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memenuhi pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (18/1/2018) terkait kasus dugaan penggelapan penjualan sebidang tanah Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten tahun 2012.

Sandiaga yang mengenakan kemeja batik warna merah tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 12.20 WIB. Politikus Partai Gerindera itu menumpang mobil Kijang Innova berwarna hitam.

Sandiaga tak banyak komentar terkait pemeriksaannya sebagai terlapor. Dia memilih bergegas masuk ke ruang pemeriksaan.

"Nanti statmentnya setelah pemeriksaan," kata Sandiaga.

Sandiaga juga tak menjawab pertanyaan wartawan perihal namanya disebut di dalam berita pemeriksaan acara Andreas Tjahjadi. Dalam pemeriksaan ini, Sandiaga juga mengaku tak diminta penyidik untuk membawa dokumen-dokumen.

"Saya nggak bawa apa-apa," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan agenda pemeriksaan ini berkaitan dengan keterangan tersangka Andreas yang tertuang dalam BAP. Dari keterangannya kepada polisi, Andreas menyebut nama Sandiaga.

"Kemudian dalam pemeriksaan tersangka Andreas Tjahjadi yang kemarin sudah kita kirim berkasnya yang bersangkutan ada dalam bap itu menyebut nama pak Sandiaga Uno di situ," kata Argo.

Namun demikian, Argo enggan menjelaskan secara rinci apakah keterangan Andreas yang menyebut berkaitan saat Sandiaga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Japirex atau bukan. Andreas sendiri merupakan rekan bisnis Sandiaga dan pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Japirex.

"Kita tidak usah berandai-andai, nanti setelah pemeriksaan saya sampaikan di situ," kata Argo.

Sebelumnya, Sandiaga dan Andreas dilaporkan atas kasus sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten tahun 2012 ke Polda Metro Jaya. Kasus ini merupakan laporan Fransiska Kumalawati Susilo selaku penerima kuasa Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat.

Fransiska juga kembali melaporkan Sandiaga dan Andreas terkait kasus pemalsuan kwitansi dan kasus dugaan pemalsuan atau menyuruh memasukkan keterangan palsu dalam penjualan sebidang tanah.

Ketiga kasus tersebut masih berkaitan dengan permasalah penjualan tanah yang merupakan aset PT Japirex. Dari ketiga kasus itu, status Sandiaga masih sebagai saksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dalam BAP Kasus Tanah, Andreas Sebut Nama Sandiaga Uno

Dalam BAP Kasus Tanah, Andreas Sebut Nama Sandiaga Uno

News | Kamis, 18 Januari 2018 | 12:06 WIB

Sandiaga Siap Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Tanah

Sandiaga Siap Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Tanah

News | Kamis, 18 Januari 2018 | 10:01 WIB

Sandiaga Uno Dipanggil Polisi, Orangtua Deg-degan

Sandiaga Uno Dipanggil Polisi, Orangtua Deg-degan

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 22:37 WIB

Harga Sewa Aset Tak Pernah Naik, Anis Sebut Jakarta Merugi

Harga Sewa Aset Tak Pernah Naik, Anis Sebut Jakarta Merugi

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 14:05 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB