Pria Malaysia Tampar Perempuan Indonesia karena Tak Berjilbab

Reza Gunadha

Kamis, 18 Januari 2018 | 14:28 WIB
Pria Malaysia Tampar Perempuan Indonesia karena Tak Berjilbab
Laki-laki malaysia tampar perempuan Indonesia hanya karena tak memakai jilbab. [The Independent Singapore]

Suara.com - Seorang laki-laki Malaysia menjadi sasaran kecaman, karena menampar perempuan Indonesia hanya gara-gara tak memakai jilbab atau kain penutup kepala khas Timur Tengah.

Aksi kekerasan pria itu terekam video yang disebar melalui media sosial oleh seorang warga Malaysia bernama Mayy Maii Silalahi.

The Independent Singapore, Senin (15/1/2018), mengatakan Mayy mengunggah video itu pada 5 Januari dan menjadi viral. Warganet ramai-ramai mengecam kekerasan yang dilakukan laki-laki tersebut.

"Video itu merekam seorang pria Malaysia menampar sejumlah perempuan yang disebut berasal dari Indonesia karena tak memakai jilba. Peristiwa itu terjadi di sebuah halte bus di Penang," tulis The Independent Singapore.

Dalam video tersebut, si laki-laki sempat mempertanyakan agama perempuan-perempuan tersebut.

"Islam ke bukan? Islam ke tidak? (apakah kalian Muslimah)"

Selanjutnya, seorang perempuan menjawab pertanyaan itu. Ia mengatakan dirinya adalah Muslimah.

Si pria lantas mencecarnya, karena ia mengklaim setiap muslimah seharusnya memakai jilbab.

baca juga

Namun, perempuan itu menjawab memakai jilbab adalah hak—bukan kewajiban—sehingga tergantung keputusan masing-masing orang.

Laki-laki yang patriarkis itu ternyata berang mendapat jawaban si perempuan. Ia langsung menampar perempuan tersebut.

Perempuan-perempuan lainnya langsung melindungi temannya yang ditampar tersebut.

Sembari meninggalkan halte, laki-laki itu masih beradu mulut dengan sekumpulan perempuan tersebut.

Ia bahkan berteriak agar perempuan yang tak memakai jilbab harus pulang ke rumah.

Pertengkaran dan aksi intimidasi itu terhenti setelah laki-laki lain datang dan membantu para perempuan itu.

Hingga berita ini diunggah, video itu telah ditonton lebih dari 700.000 warganet dan sudah lebih dari 6.000 kali disebar ulang.

Warganet Indonesia, Malaysia, maupun Singapura, mengecam aksi pria tersebut. Mereka menilai itu adalah bentuk pelecehan dan aksi main hakim sendiri atas nama agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kevin / Marcus Jadi Ujung Tombak di Kejuaraan Beregu Asia

Kevin / Marcus Jadi Ujung Tombak di Kejuaraan Beregu Asia

Sport | Selasa, 16 Januari 2018 | 13:34 WIB

Pelatih Islandia Sejajarkan SUGBK dengan Stadion Terbaik Eropa

Pelatih Islandia Sejajarkan SUGBK dengan Stadion Terbaik Eropa

Bola | Senin, 15 Januari 2018 | 07:19 WIB

Di Hadapan Presiden Jokowi, Indonesia Dibantai Islandia 1-4

Di Hadapan Presiden Jokowi, Indonesia Dibantai Islandia 1-4

Bola | Minggu, 14 Januari 2018 | 21:11 WIB

Babak Pertama, Indonesia vs Islandia Imbang 1-1

Babak Pertama, Indonesia vs Islandia Imbang 1-1

Bola | Minggu, 14 Januari 2018 | 20:06 WIB

Indonesia Pastikan Satu Tempat Final Ganda Putra Thailand Masters

Indonesia Pastikan Satu Tempat Final Ganda Putra Thailand Masters

Sport | Sabtu, 13 Januari 2018 | 08:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×