Warga Ungkap Beli Apartemen Mangkrak di Lokasi Rumah DP 0 Rupiah

Reza Gunadha Suara.Com
Jum'at, 19 Januari 2018 | 17:53 WIB
Warga Ungkap Beli Apartemen Mangkrak di Lokasi Rumah DP 0 Rupiah
Gedung pemasaran rumah down payment (DP; uang muka) 0 rupiah di kawasan Klapa Village, Jalan H Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, tampak sepi, Jumat (19/1/2018). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah melakukan peletakan batu pertama proyek pembangunan rumah down payment (DP; uang muka) 0 rupiah di kawasan Klapa Village, Jalan H Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (18/1/2018).

Peletakan batu pertama itu merupakan pertanda dimulainya proyek pembangunan ”rumah DP 0 rupiah”, yang pernah dijanjikan Anies dan Sandiaga Uno saat berkampanye Pilkada 2017.

Namun, seorang warganet bernama Luki Febriyanti mengungkapkan, lahan rumah DP Rp0 itu dulu menjadi lokasi pembangunan apartemen Klapa Village yang hingga kekinian mangkrak.

Luki sendiri mengakui keluarganya sudah menyicil pembayaran pembelian apartemen di lahan tersebut sejak tahun 2015, dan kekinian belum mendapat kejelasan.

Karenanya, ia mengakui kaget setelah mengetahui lokasi seremoni Anies meletakkan batu pertama proyek Rumah DP 0 rupiah di lokasi yang seharusnya berdiri apartemen milik keluarganya.

"Ok, karena sudah ada beritanya, maka aku mau lanjutin ngetwit tentang #PondokKelapaVillage yang jadi #RumahDP0 ini ya. Sekitar tahun 2015, ayah ibu tertarik dengan iklan apartemen #PondokKelapaVillage,” tulis Luki melalui akun Twitter miliknya.

Ia mengungkapkan, keluarganya tertarik membeli apartemen di lokasi itu karena dekat dengan makam nenek dan kakeknya dan rumah sejumlah saudaranya. Tak hanya itu, ia mengakui lokasi itu terbilang strategis karena dekat dengan Tol Becakayu.

”Singkat cerita, mulailah kami bayar secara rutin cicilan per bulan utk unit apartemen #PondokKelapaVillage tersebut. Hingga awal 2017, dana yang kami setorkan sudah hampir 50 persen dari harga unit. #RumahDP0,” lanjutnya.

Baca Juga: Kapolri Pastikan Tak Akan Tangkap Nelayan Cantrang

Namun, Luki mengakui keluarganya kecewa karena tak kunjung melihat tanda-tanda apartemen yang dibelinya itu akan dibangun.

”Berkali-kali kami kunjungi lokasi dan kantor marketing #PondokKelapaVillage, hanya diberi janji-janji tak pasti kapan akan dibangun. Uang kami? Ya tak bisa balik lah. #RumahDP0.”

Luki menjelaskan, PD Sarana Jaya—BUMD DKI Jakarta yang menjadi pengembang apartemen itu—berjanji mulai membangun apartemen konsumennya pada Februari 2017.

Tapi, janji itu tak tertepati. Bahkan, rencana pembangunannya sempat beberapa kali diundur sejak Februari, April, Mei, Juni, dan Juli 2017.

”Aneh juga, mengingat proyek ini bersumber dari Sarana Jaya - badan usaha Pemprov DKI Jakarta. Harusnya kredibel, bukan? Ternyata, Sarana Jaya harus menggandeng developer swasta untuk pembangunan. Konon katanya, developer awal gak perform sehingga harus cari developer baru. Entahlah, kami sebagai konsumen hanya ingin kejelasan; kapan dibangun? Jika batal dibangun, kembalikan uang kami,” tulis Luki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI