Gegana Periksa Pembuangan Karung Diduga Limbah Beracun

Ruben Setiawan

Minggu, 21 Januari 2018 | 21:50 WIB
Gegana Periksa Pembuangan Karung Diduga Limbah Beracun
Ilustrasi anggota Gegana. (Antara)

Satuan dari Kimia Biologi dan Radio Aktif Gegana Mabes Polri memeriksa tempat pembuangan karung limbah yang diduga terkontaminasi bahan berbahaya dan beracun di Desa Tamansari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kasatreskrim Polres Kabupaten Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng di Karawang, Minggu, mengatakan lokasi pembuangan limbah itu berdekatan dengan Sungai Cibeet.

"Unit III Tipiter Satreskrim Polres Karawang mendampingi pemeriksaan yang dilakukan Satuan dari KBR (Kimia Biologi dan Radio Aktif) Gegana Mabes Polri pada Sabtu (20/1). Ada lima sampel yang dibawa dalam pemeriksaan itu," katanya.

Lima sampel yang dibawa itu di antaranya satu buah karung limbah yang diduga terkontaminasi bahan berbahaya dan beracun (B3), dua kotak tanah serta dua jenis cairan.

Sesuai dengan pemeriksaan awal, dua jenis cairan yang dibawa dari lokasi kejadian itu ialah cairan yang terkandung hydrogen peroxide (30 persen) serta cairan yang terkandung trioctylamine.

"Semua sampel itu nantinya akan diperiksa melalui uji laboratorium, kemudian Tim KBR Gegana Mabes Polri akan melakukan penelitian terkait dengan temuan karung diduga terkontaminasi B3," katanya.

Maradona mengatakan, pengambilan sampel itu dilakukan terkait dengan penangkapan truk fuso yang diduga membuang karung bekas yang terkontaminasi limbah B3 di wilayah Karawang.

Penangkapan truk fuso yang diduga membuang karung bekas yang terkontaminasi limbah B3 di Kampung Citaman, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang itu dilakukan pada Selasa (16/1).

"Petugas menyita lima unit truk fuso bermuatan limbah B3. Kasus itu sebelumnya telah dirilis di Polda Jabar," kata dia.

Dikatakannya, karung-karung tersebut diduga berasal dari Palembang, diangkut dengan menggunakan kapal tongkang. Rencananya karung itu akan dibawa ke sebuah gudang milik PT LMP di Cikarang. Tapi karena gudang di Cikarang itu penuh, ada inisiatif untuk dibuang di Karawang.

"Dugaan sementara karung ini akan dicuci di Sungai Cibeet, dan kemudian dijual kembali. Padahal karung kimia ini tidak boleh diolah kembali, harus dimusnahkan," katanya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan, belum dilakukan penetapan tersangka sejak 78 ton karung diduga B3 tersebut ditemukan.

"Kami baru memeriksa sejumlah saksi. Diantaranya adalah sopir dan kernet lalu ada juga pihak yang diduga mengarahkan untuk membuang limbah B3 ke Karawang," katanya.

Sementara itu, pemeriksaan lokasi kejadian dan pengambilan sampel tidak hanya dilakukan oleh Satuan KBR Gegana Mabes Polri. Pada Jumat (19/1) sebelumnya, Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri juga mengambil sampel karung limbah B3 tersebut.

Tim Puslabfor Mabes Polri itu mengambil delapan jenis sampel untuk kemudian diperiksa dan diuji laboratorium.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tumpukan karung tersebut diduga bekas digunakan untuk bahan kimia coustic soda dan poly aluminium chlolid (PAC) sehingga diduga limbah B3. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencemaran Limbah Potasium di Serang

Pencemaran Limbah Potasium di Serang

Foto | Jum'at, 04 September 2026 | 19:07 WIB

Langsung Dimusnahkan Tim Gegana, Tiga Bom Pipa Ditemukan di Lokasi Pascabentrok Adonara

Langsung Dimusnahkan Tim Gegana, Tiga Bom Pipa Ditemukan di Lokasi Pascabentrok Adonara

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:29 WIB

Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa

Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa

Foto | Senin, 13 Juli 2026 | 17:40 WIB

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:02 WIB

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Banjir Daan Mogot, Gegana Brimob Evakuasi Warga Terjebak di Ruko Golden Ville

Banjir Daan Mogot, Gegana Brimob Evakuasi Warga Terjebak di Ruko Golden Ville

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:09 WIB

Dapat Ancaman Bom, 10 Sekolah di Depok Disisir Gegana dan Jibom

Dapat Ancaman Bom, 10 Sekolah di Depok Disisir Gegana dan Jibom

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:23 WIB

Cuan dari Limbah: Potensi Bisnis Menggiurkan di Balik Oli Bekas

Cuan dari Limbah: Potensi Bisnis Menggiurkan di Balik Oli Bekas

Your Say | Kamis, 18 Desember 2025 | 11:49 WIB

Olah TKP Dinyatakan Rampung, Brimob Tinggalkan Lokasi, Polda Metro Jaya: Hasilnya Besok

Olah TKP Dinyatakan Rampung, Brimob Tinggalkan Lokasi, Polda Metro Jaya: Hasilnya Besok

News | Jum'at, 07 November 2025 | 22:56 WIB

Terkini

Yordania Siap Tanding Lawan Timnas Indonesia, PSSI Malah Bilang Begini

Yordania Siap Tanding Lawan Timnas Indonesia, PSSI Malah Bilang Begini

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 10:39 WIB

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:36 WIB

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Penjaga Kebun Sawit di Langkat Tewas Dibunuh 2 Rekannya, Ini Pemicunya

Sumut | Jum'at, 11 September 2026 | 10:35 WIB

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

Tawarkan Bantuan Padamkan Karhutla, Malaysia: Indonesia Belum Beri Lampu Hijau

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:33 WIB

Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meningga Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa

Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meningga Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:29 WIB

KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi

KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:28 WIB

Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya

Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:26 WIB

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:24 WIB

Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI

Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

×