Waspada, Cuaca Buruk Hantui Banten, Jawa Tengah dan Yogyakarta

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 25 Januari 2018 | 10:08 WIB
Waspada, Cuaca Buruk Hantui Banten, Jawa Tengah dan Yogyakarta
Ilustrasi hujan. (Shutterstock)

Suara.com - Cuaca buruk masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Selain itu juga di kawasan Yogyakarta dan pesisir selatan Jawa.

Hal itu dikatakan Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Teguh Wardoyo, Kamis (24/1/2018).

"Berdasarkan citra satelit, hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi di wilayah Jateng pada hari ini," katanya di Cilacap, Kamis pagi.

BMKG memprakirakan potensi terjadinya cuaca buruk itu, Jumat (26/1/2018) akan terkonsentrasi di Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Sementara di wilayah Jawa Tengah, diprakirakan hanya terjadi hujan lebat terutama di daerah pegunungan tengah seperti Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo.

Menurut dia, potensi terjadinya cuaca buruk tersebut masih dipengaruhi oleh pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Selatan Sumatera dan Australia bagian utara, pertemuan angin di sebelah Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, serta beberapa gangguan lainnya.

"Oleh karena itu, wilayah Jawa Timur dan Yogyakarta diprakirakan akan terjadi hujan yang cukup lebat pada hari Jumat (26/1/2018)," katanya.

Terkait dengan kondisi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Teguh mengatakan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi akibat pengaruh peningkatan kecepatan angin.

Akan tetapi, kata dia, tinggi gelombang yang terjadi tidak setinggi beberapa hari sebelumnya yang sempat mencapai 4 meter atau lebih.

baca juga

"Tinggi gelombang diprakirakan berkisar 2,5 - 3 meter akibat pengaruh kecepatan angin. Apalagi sekarang sedang berlangsung musim angin timuran," katanya.

Meskipun gelombang tidak setinggi beberapa hari sebelumnya, dia mengimbau nelayan tradisional untuk tetap berhati-hati saat melaut untuk mencari ikan karena tinggi gelombang 3 meter itu berbahaya bagi kapal berukuran kecil. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa, Akses Jalan ke Sukabumi dari Lebak Longsor

Gempa, Akses Jalan ke Sukabumi dari Lebak Longsor

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 09:09 WIB

BPBD Sukabumi: 3.669 Rumah Rusak Akibat Gempa Lebak

BPBD Sukabumi: 3.669 Rumah Rusak Akibat Gempa Lebak

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 04:04 WIB

Cerita Brandon Salim Rasakan Gempa di Jakarta

Cerita Brandon Salim Rasakan Gempa di Jakarta

Entertainment | Rabu, 24 Januari 2018 | 10:36 WIB

Ratusan Keluarga di 6 Kecamatan di Bogor Jadi Korban Gempa

Ratusan Keluarga di 6 Kecamatan di Bogor Jadi Korban Gempa

News | Rabu, 24 Januari 2018 | 09:01 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×