Misteri Buku Hitam yang Dibawa Setya Novanto di Persidangan

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 05 Februari 2018 | 17:49 WIB
Misteri Buku Hitam yang Dibawa Setya Novanto di Persidangan
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/1/2018), dengan salah satu saksi yakni pengusaha Made Oka Masagung. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ada yang tak lazim pada Setya Novanto, tersangka kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik, saat menjalani sidang kasusnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/2/2018).

Dalam persidangan kali ini, Setnov—akronim bekennya—tepergok membawa buku catatan berwarna hitam. Pada persidangan-persidangan sebelumnya, buku itu tak pernah tampak dibawanya.

Firman Wijaya, Kuasa Hukum Novanto, mengungkapkan buku yang dibawa Novanto ibarat "kotak hitam” atau black box yang paling dicari-cari ketika terjadi kecelakaan pesawat.

"Saya rasa buku yang digunakan itu, saya menyebutnya kalau pesawat itu jatuh itu pasti black box, harus dicari," ujar Firman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Meski demikian, ia tak mengetahui alasan Novanto membawa buku berwarna hitam. Ia juga tak tahu isi buku tersebut.

Firman mengakui, tak bisa memastikan buku hitam Setnov itu berisi nama-nama penting yang dianggap terlibat dalam patgulipat dana proyek bermasalah tersebut.

Namun, Firman memastikan, buku hitam Setnov itu ibarat kamus yang akan menerjemahkan serta memetakan struktur kasus e-KTP.

"Dia (Novanto) mengambil buku yang berwarna hitam. Ya saya tidak tahu kenapa pilihannya itu.Tapi di dalam kamus hukum, ada yang namanya black's law dictionary bisa saja ini kamus, yang dia ingin sebutkan di kasus E-KTP," tuturnya.

baca juga

Firman meminta publik menunggu Setnov yang kekinian sudah mengajukan status justice collaborator alias mau membantu KPK tersebut, membeberkan isi buku hitamnya.

"Saya rasa kita tunggu. Karena posisi JC (justice collaborator) ini kan penting dalam instrumen penuntasan kasus ini. Berikan kesempatan Pak Nov dan kuasa hukum bekerja," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Kasus e-KTP Sebut Setnov Punya Kantor di Imperium

Saksi Kasus e-KTP Sebut Setnov Punya Kantor di Imperium

News | Senin, 05 Februari 2018 | 16:32 WIB

Fahri Hamzah Diboyong Golkar? Setnov: Rugi Kalau Tak Dapat

Fahri Hamzah Diboyong Golkar? Setnov: Rugi Kalau Tak Dapat

News | Senin, 05 Februari 2018 | 15:29 WIB

Hakim Tunda Sidang Praperadilan Selama Sepekan, Yunadi Kecewa

Hakim Tunda Sidang Praperadilan Selama Sepekan, Yunadi Kecewa

News | Senin, 05 Februari 2018 | 15:02 WIB

Ditahan KPK, Partai Golkar Pecat Bupati Jombang

Ditahan KPK, Partai Golkar Pecat Bupati Jombang

News | Senin, 05 Februari 2018 | 14:51 WIB

Pansus DPR Akhirnya Cabut Rekomendasi Bikin Dewan Pengawas KPK

Pansus DPR Akhirnya Cabut Rekomendasi Bikin Dewan Pengawas KPK

News | Senin, 05 Februari 2018 | 14:46 WIB

Terkini

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:14 WIB

Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11

Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 10:09 WIB

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Busa Non Foaming untuk Kulit Iritasi

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Busa Non Foaming untuk Kulit Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:08 WIB

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

×