Unik, Pemuda Ini Kirim Surat Lamaran Kerja Resmi ke ISIS

Reza Gunadha

Kamis, 08 Februari 2018 | 12:55 WIB
Unik, Pemuda Ini Kirim Surat Lamaran Kerja Resmi ke ISIS
Warren Clark, pemuda berusia 33 tahun asal Texas, Amerika Serikat, yang mengirim surat lamaran kerja resmi ke ISIS. [NYDailyNews]

Suara.com - Ada-ada saja ulah seorang pemuda Texas, Amerika Serikat, yang ngebet ingin hidup enak dan mendapatkan bidadari yang dijanjikan gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Warren Clark nama pemuda itu yang secara polos membuat curriculum vitae (CV) dan surat lamaran pekerjaan, dan mengirimkannya ke ISIS. Surat itu sendiri diperkirakan sudah lama dibuat, dan Clark telah bergabung dengan ISIS.

Dalam surat lamarannya, pemuda berusia 33 tahun itu berharap ISIS mau merekrutnya sebagai guru bahasa Inggris di basis-basis teroris tersebut di Irak maupun Suriah.

"Aku ingin mencoba melamar pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris untuk anak-anak di Negara Islam," tulis Clark dalam surat laman tersebut, seperti dilansir New York Daily News, Rabu (7/2/2018).

Pada surat yang disita aparat berwenang AS itu, sarjana lulusan University of Houston tersebut menuliskan lamarannya untuk diterima oleh "Direktur ISIS".

Clark dalam surat tersebut tak menyebut nama aslinya. Ia lebih memilih menggunakan nama samaran sebagai "Abu Muhammad al-Ameriki".

Tak hanya itu, kekonyolan Clark juga tampak dari posisi dan lembaga yang ia inginkan kalau diterima kerja oleh ISIS.

Pada surat itu, Clark menyebut mengutamakan mengambil jabatan sebagai dosen di University of Mosul, Irak.

"Aku lahir dan besar di AS dan selalu mencintai profesi sebagai pengajar. Latar belakang keahlianku adalah bahasa Inggris, dan preferensi utamaku adalah menjadi dosen di University of Mosul," terangnya.

baca juga

Surat lamaran pekerjaan Clark yang tidak biasa tersebut kali pertama terungkap, setelah berhasil didapatkan oleh tim periset George Washington University.

Surat lamaran tersebut mereka publikasikan bersama laporan eksklusif mengenai sepak terjang warga AS, yang bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak.

Para periset dapat memastikan bahwa Abu Muhammad sebenarnya adalah Clark, dengan mencocokkan kredensial dan pengalaman kerja yang tercantum dalam CV buatannya.

Dalam CV itu, Clark menuliskan pernah bekerja sebagai guru pengganti di Texas, sebelum ke Arab Saudi untuk mengajar bahasa Inggris.

Para periset meyakini, surat lamaran kerja Clark itu diterima dan yang bersangkutan kekinian sudah bergabung ISIS di Irak. Ia juga diyakini masih hidup hingga kekinian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Tahun Perang Lawan ISIS, Irak Rugi Rp1.218 Triliun

Tiga Tahun Perang Lawan ISIS, Irak Rugi Rp1.218 Triliun

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 10:48 WIB

Amerika Serikat Kurangi Jumlah Tentara di Irak

Amerika Serikat Kurangi Jumlah Tentara di Irak

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 09:32 WIB

Pemimpin Agung Iran Khamenei: AS Pindahkan ISIS ke Afghanistan

Pemimpin Agung Iran Khamenei: AS Pindahkan ISIS ke Afghanistan

News | Kamis, 01 Februari 2018 | 03:14 WIB

ISIS Bertanggung Jawab Serangan di Akademi Militer Afghanistan

ISIS Bertanggung Jawab Serangan di Akademi Militer Afghanistan

News | Senin, 29 Januari 2018 | 16:38 WIB

Polisi Diraja Malaysia Tangkap WNI Terduga Teroris ISIS

Polisi Diraja Malaysia Tangkap WNI Terduga Teroris ISIS

News | Senin, 29 Januari 2018 | 12:57 WIB

Terkini

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:57 WIB

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:54 WIB

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:53 WIB

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:40 WIB

KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari

KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:31 WIB

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB