Ini Potensi Bahaya dari Rumah yang Kebanjiran

Ardi Mandiri

Jum'at, 09 Februari 2018 | 05:15 WIB
Ini Potensi Bahaya dari Rumah yang Kebanjiran
Anak-anak yang bermain di air luapan Sungai Ciliwung, di sejumlah lokasi banjir DKI Jakarta, Selasa (6/2/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Palang Merah Indonesia (PMI) mengimbau masyarakat yang menjadi korban banjir untuk memastikan keamanan rumah dan lingkungan sekitarnya sebelum kembali ke kediaman masing-masing.

"Jika mengungsi, kembali ke rumah kalau keadaan sudah benar-benar aman. Jangan langsung masuk ke dalam rumah dan perhatikan situasi sekitar dengan cermat," tutur Putri Srihartaty dari Unit Transfusi Darah Pusat PMI saat dihubungi di Jakarta, Kamis malam.

Menurut dia, rumah yang ditinggalkan kosong dan tergenang banjir memiliki potensi bahaya yang bisa menimbulkan kerugian materi maupun jiwa jika tidak diperhatikan.

Antara lain retakan di bagian rumah, kabel terkelupas atau putus yang masih dialiri listrik, kebocoran gas, atau menjadi tempat tersembunyi binatang-binatang yang berbahaya. Oleh karenanya diperlukan penanganan khusus dan seksama saat memasuki rumah yang usai terkenan banjir, katanya melanjutkan.

"Saat masuk harus gunakan alas kaki, lalu mulai bersihkan rumah dan lingkungan sekitar. Cuci perlengakapan makan dan barang lainnya dengan sabun anti kuman. Tidak lupa perhatikan kebersihan dan kesehatan diri agar terhindar dari penyakit," tutur Putri memaparkan.

Banjir yang terjadi biasanya juga turut membawa sampah, endapan lumpur, atau genangan air kotor yang bisa tertinggal di dalam rumah atau lingkungan sekitar.

Selalu ingat bahwa setelah banjir surut, sampah yang hanyut, endapan lumpur atau genangan air yang tersisa bisa menjadi tempat penyakit, kata Putri.

Bersihkan lumpur dan sampah yang tertinggal karena dikhawatirkan bisa menjadi sumber munculnya demam berdarah akibat nyamuk yang bersarang di lokasi yang tergenang air maupun penyakit akibat kotoran tikus.

"Dan jangan gunakan air bekas genangan banjir untuk membersihkan perabotan rumah anda karena rawan terkontaminasi zat-zat yang berbahaya," katanya dengan tegas. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib PAUD Bina Ceria Rawajati dan Murid-Muridnya Usai Banjir

Nasib PAUD Bina Ceria Rawajati dan Murid-Muridnya Usai Banjir

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 20:18 WIB

Korban Banjir di Rawajati: Oi PLN Buruan Nyalain Listrik!

Korban Banjir di Rawajati: Oi PLN Buruan Nyalain Listrik!

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 19:19 WIB

Seusai Banjir Surut, Sepenggal Kisah Nenek Sutria di Rawajati

Seusai Banjir Surut, Sepenggal Kisah Nenek Sutria di Rawajati

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 19:11 WIB

Sungai Tondano Naik, Ratusan Warga Manado Mengungsi

Sungai Tondano Naik, Ratusan Warga Manado Mengungsi

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 07:02 WIB

DKI Siapkan 55 Pengungsian untuk Belasan Ribu Pengungsi Banjir

DKI Siapkan 55 Pengungsian untuk Belasan Ribu Pengungsi Banjir

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 04:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×