Putus Asa, Perempuan ISIS Untuk Kali Pertama Dikirim Berperang

Reza Gunadha

Jum'at, 09 Februari 2018 | 14:10 WIB
Putus Asa, Perempuan ISIS Untuk Kali Pertama Dikirim Berperang
Seorang perempuan begundal ISIS terekam ikut berperang karena sudah putus asa. [Independent]

Suara.com - Gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), untuk kali pertama mengerahkan perempuan begundal-begundalnya untuk bertempur.

Pengerahan perempuan-perempuan tersebut dinilai menunjukkan ISIS semakin berputus asa melanjutkan peperangan.

Sebab, hampir semua wilayahnya bisa kembali dibebaskan, dan gerombolannya ditumpas di kedua negara.

ISIS merekam aksi seorang perempuan gerombolannya tengah menembakkan senjata berlaras panjang di medan pertempuran, dan menyebarnya untuk propaganda.

Dalam video yang didapat Independent.co.uk, Kamis (8/2/2018), terdapat 5 orang perempuan bercadar dan berpakaian serba hitam tengah bertempur di dekat bendera ISIS.

Satu di antara perempuan itu bertempur di samping laki-laki, menembaki sebuah truk yang tampak berada di dekat aliran Sungai Efrat, Suriah.

"Bangkit untuk menanggapi seruan jihad ... dan mengikuti mereka, wanita mujahid yang saleh itu pergi dengan tuannya, membalas dendam," tutur narator video itu dalam bahasa Inggris dan Arab.

"Mereka memulai pertempuran untuk membalas dendam wanita suci. Ini adalah kampanye perang untuk memulai era baru," tambahnya.

baca juga

Narator itu juga menyebut perempuan begundal mereka akan memerangi perempuan Kurdi yang menjadi anggota Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

YPG, terutama Unit Perlindungan Perempuan Kurdi, dikenal sebagai kelompok bersenjata wanita paling militan dan ditakuti ISIS di Suriah dan Irak. YPG memunyai peran sentral dalam mengusir ISIS dari banyak wilayah di dua negara tersebut.

Direktur Centre for the Response to Radicalisation and Terorism, Nikita Malik, mengatakan pengerahan kaum perempuan itu menunjukkan ISIS semakin putus asa.

"Ini adalah bentuk keputusasaan. Sebab, propaganda-propaganda ISIS sebelumnya mengidealisasikan perempuan-perempuan mereka sebagai ibu rumah tangga dan pelayan seks, bukan serdadu," tuturnya.

Untuk diketahui, sampai akhir Desember 2017, tentara koalisasi internasional menaksir jumlah kekuatan ISIS sudah tak lebih dari 1.000 orang.

Setelah kehilangan kota-kota basisnya yang pernah mereka banggakan sebagai "kekhalifahan", ISIS memecah sisa-sisa kekuatannya menjadi grup-grup kecil yang beroperasi secara sporadis di aliran Sungai Efrat dan pedesaan Suriah serta Irak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Anggota Beatles ISIS Inggris Tertangkap

Dua Anggota Beatles ISIS Inggris Tertangkap

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 07:27 WIB

Unik, Pemuda Ini Kirim Surat Lamaran Kerja Resmi ke ISIS

Unik, Pemuda Ini Kirim Surat Lamaran Kerja Resmi ke ISIS

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 12:55 WIB

Tiga Tahun Perang Lawan ISIS, Irak Rugi Rp1.218 Triliun

Tiga Tahun Perang Lawan ISIS, Irak Rugi Rp1.218 Triliun

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 10:48 WIB

Amerika Serikat Kurangi Jumlah Tentara di Irak

Amerika Serikat Kurangi Jumlah Tentara di Irak

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 09:32 WIB

Keji! Teroris Dukungan Turki Mutilasi Tentara Perempuan Kurdi

Keji! Teroris Dukungan Turki Mutilasi Tentara Perempuan Kurdi

News | Minggu, 04 Februari 2018 | 14:07 WIB

Terkini

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 07:29 WIB

×