'Papa Dentol', Video Viral Hotman Paris 'Kuliahi' SBY

Reza Gunadha

Minggu, 11 Februari 2018 | 13:29 WIB
'Papa Dentol', Video Viral Hotman Paris 'Kuliahi' SBY
Pengacara Hotman Paris Hutapea (kiri) dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan). [kolase Suara.com]

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memberikan “kuliah” mengenai bisa atau tidaknya seorang lawyer dilaporkan kepada polisi, lantaran pernyataan-pernyataannya dalam persidangan.

Hotman, menujukan komentarnya tersebut kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang melaporkan Firman Wijaya—pengacara Setya Novanto—ke Bareskrim Polri, Selasa (6/2).

SBY melaporkan Firman karena menyebutnya terlibat patgulipat KTP elektronik, yang menjerat Setya Novanto sebagai tersangka. Firman dilaporkan atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

Penjelasan Hotman mengenai tugas dan fungsi pengacara tersebut terekam dalam video, yang viral di media-media sosial sejak Kamis (8/2/2018).

Video kritik Hotman itu viral, lantaran dinilai “tajam” dalam menilai persoalan tersebut, tapi sekaligus lucu.

"Bapak SBY melaporkan polisi pengacara Setya Novanto, pertanyaannya adalah apakah argumentasi di dalam persidangan bisa dijadikan dasar sebagai objek pidana?” kata Hotman pada permulaan video tersebut.

Ia lantas memberikan contoh pengacara yang tak bisa dituntut secara hukum, karena memberikan pernyataan dalam persidangan.

“Contoh, kalau jaksa misalnya menuntut si A pembunuh, kalau misal si A ternyata bebas oleh pengadilan apakah si A bisa memenjarakan jaksa atau melaporkannya ke polisi? Tentu jawabannya tidak,” jelasnya.

Karenanya, ia berharap SBY tak perlu mengkhawatirkan pernyataan-pernyataan pengacara Setnov tersebut.

baca juga

“Jadi Pak SBY tak perlu terlalu khawatir, kecuali sumpah palsu baru boleh di pidana,” pintanya.

Setelahnya, Hotman melontarkan analogi yang lucu mengenai persoalan tersebut. Ia mengatakan, SBY harus belajar dari iklan sabun di televisi, agar bisa menjadi orang yang tak selalu khawatir.

“Mungkin Bapak SBY perlu nonton iklan sabun mama dentol, jangan terlalu khawatir,” tukasnya.

”Atau memang iklannya mau diubah menjadi iklan sabun ‘papa dentol’.”

Simak videonya  di halaman berikutnya...

‘This is My War’

Beberapa jam sebelum melaporkan Firman ke Bareskrim, SBY sempat memberikan pidato terbuka di kantor DPP Demokrat, mengenai persoalan yang dihadapinya.

SBY kala itu mengklaim, dirinya tengah menghadapi fitnah bertubi-tubi.

Ia mengatakan, fitnah itu dimulai dari pernyataan kontroversial mantan Ketua KPK Antasari Azhar jelang Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kala itu, Antasari menyebut SBY terlibat kasus pembunuhan yang menyeret dirinya ke dalam terungku.

SBY lantas menyebut fitnah termutakhir yang dialamatkan kepada dirinya adalah, ia terlibat dalam kasus korupsi proyek KTP elektronik.

Karena itulah, ia memutuskan untuk melaporkan Firman ke polisi atas tuduhan fitnah serta pencemaran nama baik.

"This is my war. Biarkan saya menempuh jalan saya sendiri. Saya minta doa dari para kader Demokrat untuk jihad saya," tutur SBY.

SBY menuturkan, tuduhan keterlibatan proyek KTP elektronik yang dialamatkan kepadanya bertujuan untuk merusak citra dirinya dan Partai Demokrat.

Mantan Presiden keenam RI itu meminta para kader untuk tidak mengantarnya ke Bareskrim. Sebab, ia menyebut ingin melakoni “perang” untuk membela keadilan itu sendirian.

"Tapi biar saya sendiri yang datang ke Bareskrim, dan saya hanya ingin didampingi ibu Ani istri tercinta. Dia yang mendampingi saya selama suka dan duka, dan beberapa pendampingan yang akan sekaligus menjadi lawyer," tuturnya.

"Saya dengar kader ingin antar saya ke kepolisian, tidak perlu. Biar saya yang selesaikan. This is my war, ini perang saya, perang untuk keadilan. Yang penting bantu dengan doa," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Klaim Cara SBY Lawan Firman Wijaya Bermartabat

Demokrat Klaim Cara SBY Lawan Firman Wijaya Bermartabat

News | Sabtu, 10 Februari 2018 | 11:44 WIB

Laporan SBY Mengganggu, Pengacara Setnov: Ini Bukan Perang

Laporan SBY Mengganggu, Pengacara Setnov: Ini Bukan Perang

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 11:14 WIB

Hadapi SBY, Firman Wijaya Tunjuk 28 Pengacara

Hadapi SBY, Firman Wijaya Tunjuk 28 Pengacara

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 06:15 WIB

Dilaporkan SBY, Pengacara Setnov Tunjuk Boyamin Jadi Kuasa Hukum

Dilaporkan SBY, Pengacara Setnov Tunjuk Boyamin Jadi Kuasa Hukum

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 15:59 WIB

SBY: Ada Pertemuan Antara Mirwan dan Firman Sebelum sidang Setnov

SBY: Ada Pertemuan Antara Mirwan dan Firman Sebelum sidang Setnov

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 22:28 WIB

Terkini

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

×