Array

Jokowi: Tantangan Diplomat Indonesia Sekarang Makin Berat

Senin, 12 Februari 2018 | 15:17 WIB
Jokowi: Tantangan Diplomat Indonesia Sekarang Makin Berat
Presiden Joko WIdodo (tengah) berbincang dengan Menko Polhukam Wiranto (kiri) dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi sebelum membuka rapat kerja Kepala Perwakilan Republik Indonesia (KEPPRI) di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Senin (12/2).

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, tantangan diplomat Indonesia di zaman sekarang makin besar, mengingat situasi politik dan keamanan dunia yang tidak tidak pasti. Hal itu disampaikan Jokowi dalam membuka rapat kerja kepala perwakilan Republik Indonesia di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (12/2/2018).

"Menjadi diplomat di zaman sekarang tidak mudah, tugas diplomat jadi semakin tidak mudah karena terlalu banyak ketidakpastian saatini yang terjadi di dunia," kata Jokowi.

Hal ini menyusul situasi konflik, perang yang terjadi di berbagai belahan dunia‎. Krisis kemanusiaan di berbagai negara menimbulkan pengungsi mencapai jutaan orang.

"Kemudian kejahatan lintas batas, terorisme, narkoba mengancam semua negara, bukan hanya Indonesia," ujar dia.

Sementara itu persaingan ekonomi semakin tajam, ‎semua negara ingin menjadi pemenang. Kemudian kecenderungan proteksionisme meningkat, baik melalui hambatan tarif maupun hambatan non tarif di mana-mana.

"Inilah kehidupan dunia sekarang, inilah tantangan kita yang hadus dihadapi. Ini tantangan diplomat-diplomat kita. Dan masyarakat Indonesia mengharapkan agar diplomatnya menjadi diplomat yang mampu memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia," kata dia.

Oleh sebab itu, Jokowi mengharapkan diplomat Indonesia yang ditugaskan di luar lebih responsif, tanggap atas situasi di negara yang ditempatkan. Bukan diplomasi yang hanya menghabiskan anggaran negara, namun diplomasi yang menghasilkan keuntungan bagi negara.

"Yang kita inginkan diplomasi yang berpihak pada perlindungan waarganya di luar negeri, diplomasi ‎yang tidak akan mundur seinci pun untuk membela kedaulatan negaranya. Diplomasi yang dapat memberikan kontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI