Polisi: Suliyono Penyerang Gereja St Lidwina adalah 'Lone Wolf'

Reza Gunadha

Rabu, 14 Februari 2018 | 09:04 WIB
Polisi: Suliyono Penyerang Gereja St Lidwina adalah 'Lone Wolf'
Suliyono, pelaku penyerangan jemaat Gereja Katolik Santa Lidwina, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat misa, Minggu (11/2/2018) pagi. [Dok.Gereja St Lidwina Bedog]

Suara.com - Mabes Polri mengungkapkan, Suliyono, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina, Jambon Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, adalah terorir bertipe “lone wolf” alias bertindak sendirian.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menuturkan, pemuda berusia 22 tahun itu melakukan penyerangan tanpa mendapat perintah dari jaringan teroris mana pun. Suliyono juga mempelajari kekerasan dari internet.

"Dia belajar tentang teror dan penyerangan dari internet," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, seperti diberitakan Antara, Selasa (13/2/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui Suliyono tidak berafiliasi dengan jaringan teroris mana pun.

"Sejauh ini, pelaku adalah lone wolf," katanya.

Menurut Setyo, Suliyono pernah mengenyam pendidikan SMP di Banyuwangi, Jawa Timur, SMA di Morowali, Sulawesi Tengah, dan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam rentang waktu tersebut, Suliyono pernah mengikuti beberapa kegiatan organisasi keagamaan.

Sebelum melancarkan aksinya pada Minggu (11/2) di Gereja Lidwina, Suliyono sempat masuk pesantren di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Selanjutnya, Suliyono berencana pulang ke Banyuwangi dengan singgah di Yogyakarta terlebih dahulu.

baca juga

Saat singgah di Yogyakarta, Suliyono menginap di musala selama tiga hari.

"Transit di Yogya, dia melihat-lihat di internet di mana gereja yang dekat-dekat situ," katanya.

Sebelumnya, Suliyono menyerang Gereja Santa Lidwina,  saat umat Katolik melaksanakan ibadah Misa, Minggu (11/2) pagi.

Tiga orang terluka berat dalam kejadian tersebut. Dua orang anggota jemaat gereja bernama Yohanes dan Budijono serta seorang pastor asal Jerman bernama Romo Karl Edmund Prier, SJ.

Belakangan diketahui, Suliyono (22) adalah warga Krajan RT 02 RW 01 Kandangan, Pesanggrahan Banyuwangi, Jawa Timur.

Suliyono akhirnya dilumpuhkan polisi karena tetap melawan. Ia lantas dibawa ke RS UGM Sleman, DIY untuk menjalani perawatan. Sementara para korban dibawa ke RS Panti Rapih, Sleman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua MPR: Ada Orang Anti Agama Ingin Mengadu Domba

Ketua MPR: Ada Orang Anti Agama Ingin Mengadu Domba

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 07:25 WIB

Gereja St Lidwina Sleman Diserang, Amien Rais: Ada Siluman

Gereja St Lidwina Sleman Diserang, Amien Rais: Ada Siluman

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 07:18 WIB

Polri Ungkap Jaringan Pengedar Sabu-sabu dari Malaysia

Polri Ungkap Jaringan Pengedar Sabu-sabu dari Malaysia

News | Senin, 12 Februari 2018 | 17:12 WIB

Kapolri: Penyerang Gereja St Lidwina Gagal Berangkat ke Suriah

Kapolri: Penyerang Gereja St Lidwina Gagal Berangkat ke Suriah

News | Senin, 12 Februari 2018 | 15:07 WIB

Horor di Mata Pedang Si Pendamba Bidadari

Horor di Mata Pedang Si Pendamba Bidadari

News | Senin, 12 Februari 2018 | 14:40 WIB

Terkini

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×