Kisah Dibalik Ungkap 1,6 Ton Sabu

Siswanto

Rabu, 21 Februari 2018 | 14:13 WIB
Kisah Dibalik Ungkap 1,6 Ton Sabu
Ilustrasi: rilis barang bukti narkotika golongan I jenis sabu

Suara.com - Jumlah tangkapan sabu hasil operasi gabungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Bea Cukai baru-baru ini tergolong fantastis. 1,6 ton sabu!

Mula pertama pengungkapan kasus ini dari informasi yang masuk kepada Direktur Narkoba Polda Metro Jaya dan Kasubdit 2 Dit Narkoba Polda Metro Jaya.

“Penangkapan ini berawal dari informasi Bea Cukai Kepulauan Riau, bahwa akan ada penyelundupan narkotika berjumlah besar,” kata Direktur IV Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto dalam jumpa pers.

Mereka mendapatkan informasi adanya sebuah kapal dalam perjalanan ke arah Kepulauan Riau. Kapal itu dilaporkan akan menurunkan narkoba di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.

Informasi tersebut diteruskan dengan dikoordinasi oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya kepada Satgassus Polri. Lalu segera membentuk tim berdasarkan Surat Perintah Tugas tanggal 5 Januari 2018.

Selanjutnya, dimulailah proses penyelidikan.

Petugas segera memetakan garis pantai Tanjung Lesung. Pemetaan dilakukan untuk mendeteksi titik mana yang dapat dipakai untuk menurunkan sabu dari kapal.

Tim polisi yang diterjunkan ke Tanjung Lesung menyamar sebagai anggota Dinas Kepariwisataan yang sedang melakukan penelitian terhadap pengembangan lokasi wisata di wilayah itu.

Selama berhari-hari tim melakukan pemetaan garis pantai dan penyelidikan.

Menurut informasi, dalam penyamaran untuk mendapatkan data akurat, mereka berenang di sepanjang pantai.

Selama menjalankan tugas, hampir tiap hari mereka memanfaatkan air laut untuk mandi. Saking seringnya bersentuhan dengan air asin, anggota polisi yang menderita gatal-gatal, sembuh.

Bahkan, ada pula anggota yang selama ini tidak pernah memasak sendiri, semenjak penyamaran itu, kini jadi bisa memasak.

Hari Valentine tiba. Belum ada tanda-tanda kapal yang dicari tiba. Untuk menghabiskan Valentine sekaligus hiburan, mereka merayakannya dengan makan malam bersama yang dipimpin AKBP Doni Alexander

Pada tanggal 15 Februari 2018, hasil koordinasi tim dengan sumber informasi serta koordinasi lintas sektor dengan Bea Cukai serta atas perintah Kasatgassus Polri Team berangkat menuju Batam.

Terpilih enam orang sebagai Tim Tindak yang berada di Kapal Bea Cukai yang dipimpin oleh Kompol Indra Wienny Panjiyoga. Kondisi anggota pada saat itu sebenarnya tidak fit betul. Soalnya, badan mereka kelelahan setelah melakukan penyelidikan kasus sabu seberat 239,7 kilogram serta penyamaran di Tanjung Lesung.

Setelah dilaksanakan press release oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di gedung promoter Polda Metro terhadap pengungkapan 239,7 kilogram, dibentuklah satgas gabungan Bareskrim Polri, Satgassus Polri, dan Polda metro Jaya.

Dengan semangat juang yang tinggi anggota melanjutkan penyelidikan dengan melaksanakan patroli laut, walaupun banyak anggota yang mual dan muntah.

Kelelahan mereka tiba-tiba terobati setelah kapal sampai di perairan Pulau Jemaja, Anambas, Kepulauan Riau. Seluruh anggota terjun ke air untuk menikmati indahnya laut. Ada cerita menarik, di balik keindahan Laut Anambas, ada banyak anggota yang terluka pada saat berenang. Tapi luka itu terobati ketika sudah menyantap kerang hasil berenang di tepian pantai.

Pada hari Senin tanggal 19 Februari 2018, tim surveillance udara yang dipimpin AKBP Audie Latuheru terbang dengan pesawat jenis latih untuk memantau pergerakan kapal di laut. Pada saat itu, ada salah satu anggota yang ikut sebagai tim teropong dan dokumentasi kapal. Rupanya, anggota team yang ikut itu baru pertamakali naik pesawat latih, anggota ini muntah sebanyak tiga kali. Pemandangan itu terekam di Go Pro AKBP Audie Latuheru

Setelah keluar titik koordinat kapal target pada tanggal 19 September 2018, Kasubdit 2 Dit Narkoba Polda Metro Jaya melakukan koordinasi dengan Bea Cukai untuk melakukan pengejaran. Dalam pengejaran itu, saking cepatnya speed boat Bea Cukai, sempat menyenggol kapal nelayan

Detik-detik menjelang tertangkapnya kapal target, Tim Advance pimpinan Kasubdit 2 Dit Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander menunggu kegiatan seluruhnya dari pelabuhan.

Selama menunggu itu, mereka sempat kesulitan mencari sinyal telepon satelit. Untuk mendapat sinyal, mereka sampai harus menjauh dari gedung-gedung maupun sinyal elektromagnetik.

Yang ditunggu-tunggu tiba. Radar mendeteksi keberadaan beberapa kapal. Tim satgas gabungan Satgassus Polri, Bareskrim Polri, dan Polda Metro Jaya menggunakan speed boat nomor lambung BC 70005 dan BC 20007 dari Bea Cukai gabungan Pusat, Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dan Bea Cukai Batam yang memiliki kecepatan tinggi, secepat-cepatnya mengarah ke TKP.

Empat tersangka dari jaringan Taiwan berhasil ditangkap. Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (Nahkoda), dan Liu Yin Hua (63).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal

Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Polri Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, 11 Tersangka Ditangkap dan 500 Kg Sabu Disita

Polri Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, 11 Tersangka Ditangkap dan 500 Kg Sabu Disita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Sabu Modus Permen Jeruk di Garut

Polisi Bongkar Peredaran Sabu Modus Permen Jeruk di Garut

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek, Sabu dan Senjata Tajam Ditemukan

Kampung Ambon Kembali Digerebek, Sabu dan Senjata Tajam Ditemukan

Foto | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek, 7 Orang Positif Narkoba dan Senjata Tajam Disita

Kampung Ambon Kembali Digerebek, 7 Orang Positif Narkoba dan Senjata Tajam Disita

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Terkini

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

×