Survei Median: Kebanyakan Pemilih Jokowi Tak Tamat SD

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 22 Februari 2018 | 18:26 WIB
Survei Median: Kebanyakan Pemilih Jokowi Tak Tamat SD
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) disela-sela menyaksikan laga persahabatan antara Indonesia melawan Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/1). Pertandingan tersebut menandai peresmian renovasi SUGBK yang dipersiapkan untuk menyambut Asian Games XVIII Agustus mendatang. [Antara/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Lembaga survei Media Survei Nasional menyebutkan kebanyakan pemilih Joko Widodo untuk kembali menjadi presiden di 2019 dari kalangan yang tidak lulus sekolah dasar (SD). Itu berdasarkan survei mereka.

Data survei itu dirilis di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Dalam survei tersebut, elektabilitas Presiden Joko Widodo unggul di kategori pemilih Tidak Tamat Sekolah Dasar sebesar 40,9 persen.

"40,9 persen pemilih tidak Tamat SD, kemudian pemilih dari tamatan SD yang memilih Jokowi sebesar 39,0 persen, pemilih dari tamatan SMP memilih Jokowi sebesar 37,4 persen, kemudian tamat SMU atau SMK sebesar 27,0 persen yang memilih Jokowi," ujar Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun dalam rilis survei di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Sementara untuk pemilih Jokowi di kategori di kelas menengah lebih kecil dibanding kelas menengah bawah. Pemilih Jokowi dari kategori lulusan S1 sebesar 13,7 persen dan lulusan S2 atau S3 hanya 10,0 persen yang memilih Jokowi.

"Basis pemilih Jokowi di kelas menengah ke atas itu jauh lebih kecil, ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Pak Jokowi," kata dia.

Berbeda dengan pemilih Jokowi, pemilih Prabowo unggul di kategori lulusan S2/S2 yakni sebesar 40,0 persen, kemudian di kategori lulusan S1 sebesar 34,0 persen. Kemudian lulusan SMU/SMK yang memilih Prabowo sebesar 25,1 persen, lulusan SMP sebesar 22,8 persen, lulusan SD sebesar 21,0 persen dan tidak lulus SD sebesar 13,7 persen yang memilih Prabowo.

"Dari 100 persen pemilih tamatan SMU atau SMK ada 73,0 persen pemilih alternatif atau pemilih yang belum menjatuhkan pilihan kepada Jokowi," ucap dia.

Sementara itu, Jokowi juga unggul di kategori umur 50 sampai 59 tahun yakni 50,6 persen, kemudian di bawah umur 20 tahun Jokowi unggul sebesar 44,2 persen.

Lalu di usia 60 tahun ke atas yang memilih Jokowi sebesar 43,6 persen, kemudian kategori umur 40-49 tahun yakni 32,7 persen, pada kategori umur 20 sampai 29 tahun yakni 26,7 persen dan kategori umur 30 sampai 39 tahun sebesar 25,6 persen.

"Dari 100 persen pemilih usia 20 sampai 29 tahun, ada 73,3 persen pemilih alternatif atau pemilih yang belum menjatuhkan pilihan kepada Jokowi," tandasnya.

Survei digelar pada tanggal 1 sampai 9 Februari 2018 dengan mengambil 1.000 responden dengan margin of error sebesar +/-3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei Median: Demokrat Pilih Jokowi Ketimbang SBY

Survei Median: Demokrat Pilih Jokowi Ketimbang SBY

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:35 WIB

Jokowi Perkirakan Revitalisasi DAS Citarum Selesai 7 Tahun

Jokowi Perkirakan Revitalisasi DAS Citarum Selesai 7 Tahun

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:54 WIB

Survei Median: Elektabilitas Jokowi- Prabowo Memudar

Survei Median: Elektabilitas Jokowi- Prabowo Memudar

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:35 WIB

Ketua DPR Sebut Tak Pengaruh Jika Jokowi Tak Mau Teken UU MD3

Ketua DPR Sebut Tak Pengaruh Jika Jokowi Tak Mau Teken UU MD3

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 13:53 WIB

Belum Mau Teken UU MD3, Jokowi: Semua Tak Mau Demokrasi Mundur

Belum Mau Teken UU MD3, Jokowi: Semua Tak Mau Demokrasi Mundur

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 19:54 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB