Polisi Kejar WN Cina Bos Pembawa 1,6 Ton Sabu ke Jawa

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 27 Februari 2018 | 13:21 WIB
Polisi Kejar WN Cina Bos Pembawa 1,6 Ton Sabu ke Jawa
Bareskrim Polri dan Bea Cukai merilis barang bukti narkotika golongan I jenis sabu seberat 1,6 ton, hasil pengungkapan di perairan Kepulauan Riau, di Jakarta, Selasa (27/2).

Suara.com - Tim gabungan Mabes Polri dan aparat Bea dan Cukai masih mengejar otak pengedar sabu-sabu seberat 1,6 ton asal Cina. Sabu itu diangkut kapal asal Taiwan berbendera Singapura.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto mengatakan dari hasil keterangan empat tersangka berwarga negara Cina, peredaran narkoba itu dikendalikan lelaki berinisial L yang memimpin mereka.

"Kami sudah dapatkan nama namanya orang orangnya. Bosnya di Cina inisial L diarahkan ke satu titik," kata Eko di Gedung Ditnarkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (27/2/2018).

Setelah mendapatkan informasi itu, polisi sedang berkoordinasi dengan Kepolisian Cina untuk menangkap L yang kini masih buron.

"Kita masih kembangkan lagi maka kita inisial kan L sajalah. Sehingga tidak lari," kata Eko.

Dari hasil pemeriksaan sementara, L hanya menyuruh para tersangka untuk membawa barang tersebut dan tidak mengetahu mengenai isi barang yang di bawa.

"Dia tidak mengetahui isi barang. Mereka juga setelah dapat barang baru take over," kata Eko.

Kasus peredaran sabu 1,6 ton ini terungkap saat petugas menangkap kapal berbendera Singapura di perairan Anambas, Kepulauan Riau, Selasa (20/2/2018).

Dari pengungkapan ini, petugas juga meringkus empat tersangka yakni Tan Hui (nahkohda), Tan Mai (69), Tan Yi (33), dan Liu Yin Hua (63).

baca juga

Diduga sabu-sabu yang berasal dari Cina itu rencananya akan dibawa ke Pulau Jawa. Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan sejak November 2017 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sembilan Frase Ini Disensor di Cina Termasuk Winnie the Pooh

Sembilan Frase Ini Disensor di Cina Termasuk Winnie the Pooh

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 08:47 WIB

Remaja Jadi Sasaran Pasar Narkoba karena Bergaya Hidup Negatif

Remaja Jadi Sasaran Pasar Narkoba karena Bergaya Hidup Negatif

News | Senin, 26 Februari 2018 | 19:43 WIB

Lifter Cina Absen di Asian Games 2018, Sri: Enggak Seru

Lifter Cina Absen di Asian Games 2018, Sri: Enggak Seru

Sport | Senin, 26 Februari 2018 | 10:10 WIB

Kasus Narkoba, Fadli Zon Soroti Peran Bandara dan Pelabuhan

Kasus Narkoba, Fadli Zon Soroti Peran Bandara dan Pelabuhan

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:41 WIB

Unik, Tradisi Penari Striptis di Upacara Pemakaman di Tiongkok

Unik, Tradisi Penari Striptis di Upacara Pemakaman di Tiongkok

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 17:22 WIB

Terkini

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

×