Wiranto Ingatkan Publik Medsos Tak Gaduh di Tahun Politik

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Jum'at, 02 Maret 2018 | 16:41 WIB
Wiranto Ingatkan Publik Medsos Tak Gaduh di Tahun Politik
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Kemanan, Wiranto. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Kemanan, Wiranto peringatkan publik agar bijak dalam berujar dan bertindak. Khususnya melalui media sosial di tahun politik. Wiranto menilai tahapan Pemilu saat ini sudah berjalan baik.

"Pemilu ini kan tahun politik. Tahun politik ini kan suhunya memanas. Itu biasa, tapi jangan sampai kelompok atau perorangan yang nyata-nyata mendesaign untuk mengacaukan ini," kata Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).

Wiranto mengklaim negara sudah aman. Pun demikian pula dengan proses politik yang saat ini tengah berjalan. Wiranto meminta jangan ada pihak yang coba-coba merusak semua ketertiban yang sudah ada.

"Penyelenggara pemilu dengan baik bekerja. Lalu dikacau lagi supaya pemerintah ini gagal. Itu namanya penghianat. Dan itu tidak boleh. Itu kejahatan. Karena itu saya minta aparat kepolisian kejar, tangkap, dan hukum sekeras-kerasnya. Itu jelas akan menggangu bangsa," tutur Wiranto.

Kata Wiranto, penindakan terhadap penyebar berita bohong dan ujaran kebencian tak pernah pandang bulu. Siapapun yang melakukan, pasti akan ditindak oleh aparat keamanan.

"Nggak cuma komentari pemerintah, ngomentari anda saja dengan ujaran kebencian ditangkap kok.  Jangan kemudian mengadu-ngadu, seakan-akan pemerintah sewenang-wenang. Tidak kok. Pemerintah sudah sangat toleran, tapi hukum ditetapkan," ujar Wiranto.

Menurut dia, toleran bukan berarti mengabaikan hukum. Siapapun di negeri ini, jika melanggar hukum pasti akan ditindak.

"Tentu dengan cara hukum, dengan pengadilan yang berlaku, dengan proses yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Wiranto.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wiranto: Rusia Tawarkan Banyak Senjata Canggih ke Indonesia

Wiranto: Rusia Tawarkan Banyak Senjata Canggih ke Indonesia

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 15:38 WIB

Wiranto dan Komnas HAM Bahas Pelanggaran HAM Masa Lalu

Wiranto dan Komnas HAM Bahas Pelanggaran HAM Masa Lalu

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 14:53 WIB

Besok, Asrama Atlet PBSI Harus Dikosongkan, Ini Alasannya

Besok, Asrama Atlet PBSI Harus Dikosongkan, Ini Alasannya

Sport | Rabu, 28 Februari 2018 | 21:21 WIB

Komnas HAM: Pilkada 2018 Jangan Pandang Perbedaan Etnis dan Agama

Komnas HAM: Pilkada 2018 Jangan Pandang Perbedaan Etnis dan Agama

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 17:57 WIB

Komnas HAM Ingatkan di Era Orba Banyak Pelanggaran HAM

Komnas HAM Ingatkan di Era Orba Banyak Pelanggaran HAM

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 16:51 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×