Mungkinkah Muncul Poros Ketiga Anti Jokowi dan Prabowo?

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Selasa, 06 Maret 2018 | 16:45 WIB
Mungkinkah Muncul Poros Ketiga Anti Jokowi dan Prabowo?
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana beramah tamah dengan Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Wapres Jusuf Kalla di Istana Negara, Senin (16/10/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Sejumlah partai politik telah mendeklarasikan diri bakal medukung Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang. Sementara partai lainnya, hingga kini belum tentukan sikap politik samasekali.

Berbagai asumsi telah dimunculkan, termasuk akan terbentuknya poros baru, poros ketiga di luar partai pendukung Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kita lihat lah. Apakah bisa ada poros ke tiga atau hanya dua poros. Semuanya masih sangat dinamis," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi wacana munculnya poros ketiga di Pilpres 2019.

Fadli mamastikan pihaknya bakal memotori satu poros sendiri untuk mengusung Prabowo Subianto.

"Gerindra pasti akan mendorong satu poros sendiri. Semuanya masih sangat cair. Semuanya itu masih bersifat wacana," ujar Fadli.

Wakil Ketua DPR menegaskan, tak sedikitpun ada rasa kekhawatiran bagi Gerindra akan ditinggalkan oleh partai lain. Menurut dia, partai politik lainnya memiliki pertimbangan yang rasional dalam menentukan pilihan.

"Kawan-kawan di partai-partai pasti akan melihat ini rasional. Mestinya mempertimbangkan elektabilitas, mempertimbangkan kapasitas, kapabilitas dan terutama formasi untuk memenangkan pertempuran atau pertarungan politik," tutur Fadli.

Bagi Gerindra, tidak masalah akan ada berapa poros pada Pilpres yang akan datang. Gerindra berharap semua partai mengusung calon masing-masing.

Namun tidak diperkenankan oleh UU karena harus memenuhi minimal 20 persen kursi di parlemen.

baca juga

"Dua poros atau tiga tidak masalah. Malah sebenarnya kami kan yang berpendapat kalau bisa semua bisa mencalonkan masing-masing. Tapi kan tidak memungkinkan. Karena keputusan Mahkamah Konstitusi," kata Fadli.

Untuk diketahui, partai politik yang sudah menyatakan sikap bakal mendukung Jokowi di Pilpres 2019 yaitu, PDI Perjuangan, Golkar, PPP, Nasdem, Hanura, Perindo, PSI dan PKPI.

Sementara partai politik yang hingga kini belum menentukan sikap secara resmi yaitu Demokrat, PAN, PKS, PKB, Gerindra, PBB, Berkarya dan Garuda.

Gerindra berencana akan mengusung Prabowo kembali pada Pilpres 2019. Namun hingga kini belum melakukan deklarasi secara resmi. Sementara PKS, telah memunculkan sembilan nama yang akan diusung baik sebagai Capres maupuan Cawapres.

Sementara PKB sejak awal menentukan sikap akan mengusung Ketua Umum Muhaimin Iskandar sebagai Calon Wakil Presiden. Namun hingga kini belum menetukan sikapa bakal menjadi pendamping siapa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temui Jokowi, Putra SBY Akui Tak Bahas Kemungkinan Jadi Cawapres

Temui Jokowi, Putra SBY Akui Tak Bahas Kemungkinan Jadi Cawapres

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 16:09 WIB

Agus SBY Temui Jokowi di Istana, Ada Apa?

Agus SBY Temui Jokowi di Istana, Ada Apa?

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 14:32 WIB

Menlu Retno Ajak Warga Indonesia Doakan BJ Habibie

Menlu Retno Ajak Warga Indonesia Doakan BJ Habibie

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 14:13 WIB

Kasus Muslim Cyber Army, Jokowi: Kejar! Jangan Setengah-setengah

Kasus Muslim Cyber Army, Jokowi: Kejar! Jangan Setengah-setengah

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 12:48 WIB

Jual Islam Moderat, Muhaimin Iskandar Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Jual Islam Moderat, Muhaimin Iskandar Cocok Jadi Cawapres Jokowi

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 10:54 WIB

Terkini

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 17:38 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:21 WIB

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 17:15 WIB

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 17:02 WIB

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

News | Sabtu, 19 September 2026 | 17:00 WIB

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 16:49 WIB

×