Alasan Nenek Penganiaya 5 Anak Adopsi Tinggal di Hotel Mewah

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 06 Maret 2018 | 19:53 WIB
Alasan Nenek Penganiaya 5 Anak Adopsi Tinggal di Hotel Mewah
Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Motif perempuan paruh baya berinsial CW (60) yang diduga menyekap lima anak adopsi selama lima tahun terakhir, dan terus berpindah-pindah tempat tinggal di sejumlah hotel mewah Jakarta Pusat, akhirnya terungkap.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Roma Hutajulu mengatakan, CW mengakui tak mau menempati rumahnya karena pernah menjadi sasaran perampokan.

CW ternyata memiliki tempat tinggal di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

"Rumahnya (CW) di Bendungan Hilir, tapi kenapa tak pernah di tempati rumahnya yang di Bendungan Hilir? Katanya karena pernah dirampok rumahnya," kata Roma saat dikonfirmasi, Selasa (6/3/2018).

Setelah pernah dirampok, CW mengakui memilih pindah-pindah hotel sebagai tempat tinggal. Setiap berpindah tempat tinggal, kelima anak adopsinya selalu dibawa.

CW selama ini menyewa kamar di hotel-hotel  mewah, di antaranya Hotel Peninsula dan Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat.

Terakhir, CW membawa anak-anak adopsinya di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, sebelum dibekuk polisi.

"CW mengakui membiayai keperluan kelima anak adopsinya dari warisan orangtuanya. Kenapa pilih tinggal di hotel bukan apartemen? Karena sistem pengamanan di hotel dinilainya lebih terjamin," terangnya.

Polisi sejauh ini masih belum bisa menemukan indikasi pidana terkait lima anak yang diadopsi CW.  Ada 11 orang yang sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

baca juga

"Sampai saat ini kami sudah memeriksa 11 saksi," terangnya.

Polisi juga masih menunggu hasil penilaian dari Dinas Sosial DKI Jakarta, terkait pemeriksaan kejiwaan kelima anak-anak yang diduga ditelantarkan selama diadopsi CW. 

Kekinian, kelima anak tersebut sudah dirawat di Rumah Aman Bambu Apus, Jakarta Timur.

"Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan assesment dari Dinas Sosial DKI Jakarta dan pemeriksaan psikologi dai P2TP2A," jelasnya.

Sejak ditangkap terkait penemuan lima anak di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat pada Rabu (28/2), status CW dalam kasus ini masih sebagai saksi.

Kelima anak yang diadopsi CW yakni FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10). Kelima anak tersebut diadopsi CW sejak 2009.

Diduga, CW kerap menganiaya selama tinggal bersama kelima anak adopsinya. Kasus ini terungkap ketika salah satu anak, FA, kabur pada April 2017 lantaran tak kuat pola asuh CW. Selama kabur, FA pun tinggal bersama pengasuhnya yang berinisial Y.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Perusakan Mobil di Senen, Dua Driver Ojol Jadi Tersangka

Kasus Perusakan Mobil di Senen, Dua Driver Ojol Jadi Tersangka

News | Senin, 05 Maret 2018 | 20:20 WIB

Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Ibu Kota, Ini Respon Sandiaga

Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Ibu Kota, Ini Respon Sandiaga

News | Senin, 05 Maret 2018 | 19:54 WIB

Polisi Buru Driver Ojol Perusak Mobil di Johar Baru yang Viral

Polisi Buru Driver Ojol Perusak Mobil di Johar Baru yang Viral

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 17:49 WIB

Bohong soal Dianiaya, Marbut Masjid Garut: Saya Butuh Uang

Bohong soal Dianiaya, Marbut Masjid Garut: Saya Butuh Uang

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 10:07 WIB

Begini Detik-detik Ojek Online Pengantar Jenazah Aniaya Orang

Begini Detik-detik Ojek Online Pengantar Jenazah Aniaya Orang

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 22:15 WIB

Kapolres Jakpus Pastikan Starbucks Coffe Thamrin Sudah Aman

Kapolres Jakpus Pastikan Starbucks Coffe Thamrin Sudah Aman

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 16:21 WIB

Terkini

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×