Unair Surabaya: Mahasiswi Bercadar Bikin Komunikasi Tidak efektif

Dythia Novianty

Kamis, 08 Maret 2018 | 07:00 WIB
Unair Surabaya: Mahasiswi Bercadar Bikin Komunikasi Tidak efektif
Sekelompok wanita berlatih langkah-langkah prosesi pemakaman berdasarkan Alquran dan Sunnah di Masjid Al-Muttaqin di Jakarta, Indonesia pada tanggal 7 Januari 2018. Komunitas ini bertujuan untuk mengatasi prasangka terhadap stigma wanita bercadar yang buruk sebagai ekstremis dan teroris. [Anadolu Agency/Anton Raharjo]

Suara.com - Mahasiswi bercadar bukan hanya ada di kampus Islam saja. Di Surabaya, selain Universitas Islam Negeri UIN Sunan Ampel, juga ada beberapa mahasiswi bercadar di Universitas Airlangga (Unair).

Dari data yang dikumpulkan Suara.com, ada tiga mahasiswi bercadar yang ikut proses belajar di Unair.

"Sementara dari laporan dosen ada tiga orang yang mengenakan cadar," terang Suko Widodo, Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Surabaya, Rabu (7/3/2018).

Adanya mahasiswi bercadar, tambah Suko, membuat proses komunikasi antara dosen dan mahasiswi tidak bisa terlaksana secara efektif. Kalau ada dosen mengajar sementara mahasiswinya tertutup mengenakan cadar, sulit terjadi proses dialogis.

"Kalau ada Dosen mengajar terus mahasiswanya tertutup bisa merepotkan. Padahal, di kampus ini tempat berdialektika ilmu pengetahuan bukan tempat syiar agama," katanya.

Untuk itu, Unair akan memberikan penyuluhan atau konseling terhadap tiga mahasiswi yang mengenakan cadar.

"Kita akan berikan konseling terhadap tiga siswa tersebut. Ini sebagai langkah persuasif demi mewujudkan proses belajar-mengajar di kampus dengan nyaman dan tidak merugikan satu sama lain," tegasnya.

Selain itu, tambah Suko lagi, dalam minggu-minggu ini pihak Kampus Unair akan merumuskan regulasi untuk membahas cadar. Kesepakatan sementara, harus ada penanganan langsung yang membuat mereka nyaman dan tidak mengganggu lingkungannya.

"Kami akan lakukan ketegasan-ketegasan. Selain itu terhadap mahasiswi yang mengenakan cadar akan dilakukan komunikasi dan pendampingan, nanti kami tanya apa maunya," pungkasnya. [Achmad Ali]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelarangan Cadar di UIN Yogya, Ini Komentar Kemenag

Pelarangan Cadar di UIN Yogya, Ini Komentar Kemenag

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 22:42 WIB

UIN Sunan Ampel Surabaya Juga Larang Mahasiswi Pakai Cadar

UIN Sunan Ampel Surabaya Juga Larang Mahasiswi Pakai Cadar

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 18:37 WIB

UIN Yogyakarta Larang Mahasiswi Pakai Cadar, MUI Bertindak

UIN Yogyakarta Larang Mahasiswi Pakai Cadar, MUI Bertindak

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 17:22 WIB

UIN Kalijaga Minta 41 Mahasiswi Lepas Cadar

UIN Kalijaga Minta 41 Mahasiswi Lepas Cadar

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 16:25 WIB

YK, Siswi Kelas 1 SD di Surabaya Menderita Kecanduan Seks

YK, Siswi Kelas 1 SD di Surabaya Menderita Kecanduan Seks

News | Jum'at, 19 Januari 2018 | 17:07 WIB

Bocah SMA Surabaya Ini Raup Rp20 Juta per Bulan dari YouTube

Bocah SMA Surabaya Ini Raup Rp20 Juta per Bulan dari YouTube

Tekno | Rabu, 17 Januari 2018 | 06:45 WIB

Terkini

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

×