Lelaki Muslim Ini Buka Kursus Bahasa Israel Pertama di Indonesia

Reza Gunadha

Selasa, 13 Maret 2018 | 12:51 WIB
Lelaki Muslim Ini Buka Kursus Bahasa Israel Pertama di Indonesia
Sapri Sale (berjanggut tengah) bersama siswa kelas bahasa Ibrani di Jakarta. [Times of Israel]

"Siswaku dari banyak kalangan agama, Islam, Kristen, dan lainnya. Tapi mayoritas adalah Kristen. Prediksiku, ke depan, bakal banyak umat Muslim yang bergabung di kelas," terangnya.

Prediksinya itu didasarkan pada fakta bahwa bahasa Ibrani dan Arab masih dalam rumpun yang sama. Dengan begitu, umat Muslim relatif lebih mudah mengetahui arti-arti diksi Ibrani.

Ia menjelaskan, murid-muridnya banyak yang mengakui tertarik mempelajari bahasa Ibrani karena dianggap sebagai tantangan. Sebab, mengakses bahasa itu di Indonesia sangat sulit.

Sementara muridnya yang berlatar agama Kristen, tertarik mempelajari Ibrani agar bisa membaca Alkitab dari bahasa aslinya.

Belajar di Kairo

Sabri mengungkapkan, ia lahir di Kota Palu, Sulawesi Tengah, dan dibesarkan di Malang, Jawa Timur, untuk belajar tradisi Islam di sebuah sekolah Islam konservatif.

Namun, pada awal era 1990-an, ia kali pertama mulai tertarik mempelajari Ibrani dan kebudayaan Israel.

Ketika itu, Sabri masih berstatus mahasiswa Sastra Arab di universitas prestisius Mesir, yakni Al Azhar University.

baca juga

Setelah lulus Al Azhar, Sabri bekerja sebagai pegawai di Jet Asia Airways, tapi gairahnya untuk menekuni Ibrani dan Israel tetap ada.

Apalagi, stigma negatif tentang Israel negara Yahudi di dunia Arab tidak masuk akal baginya, dan dia menjadi penasaran untuk mengetahui lebih lanjut.

Usahanya dimulai dengan kursus bahasa Ibrani di Pusat Akademi Israel di Kairo—lembaga di bawah naungan Academy of Science and Humanities—yang merupakan hasil kerja sama dua negara setelah perjanjian damai Mesir-Israel tahun 1979.

Pada tahun 2006, dia mulai mengerjakan kamus Ibrani-Indonesia pertama, yang diterbitkan satu dekade kemudian dan memiliki lebih dari 35.000 entri kata.

Kamus tersebut disambut hangat oleh sejumlah gereja, seminari, pelahar, dan empat universitas Islam di Indonesia.

“Beberapa ratus eksemplar telah didistribusikan ke komunitas Muslim dan Kristen di Indonesia,” tuturnya.

Salah satu imam paling senior di negara itu juga mendukung kamus tersebut, dan bahkan berpose untuk foto sambil memegang buku tersebut. Sapri, kata Times of Israel, meminta nama imam tersebut untuk tidak diungkapkan.

Selain kamus, Sapri sedang mengerjakan buku lain yang ditujukan untuk mempromosikan bahasa Ibrani. Salah satunya adalah, panduan percakapan dasar 150 halaman untuk pengunjung Indonesia ke Israel.

Buku-buku lain yang disiapkannya adalah tentang tata bahasa Ibrani.

"Saya yakin usaha ini akan membuka jalan bagi realisasi dialog antara dua negara," katanya.

Dituduh Mata-Mata Mosad

Di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, bahasa Ibrani masih sangat dibenci, terutama oleh mereka yang menolak pendekatan apa pun dengan Israel.

Israel dan Indonesia tidak pernah memiliki hubungan diplomatik formal. Pejabat Israel telah menyerukan pembentukan hubungan formal, namun telah ditolak oleh pemerintah Indonesia.

Situasi itu, diakui Sapri, menjadi tantangan tersendiri bagi Sapri. Apalagi, di Indonesia kekinian, tengah bangkit kekuatan politik kanan yang “memainkan” sentimen anti-Yahudi.

"Kelompok Islam garis keras menuduhku menjadi antek Israel atau mata-mata Mosad (dinas intelijen Israel),” tukasnya.

"Saya mengajar bahasa Ibrani untuk membuat orang belajar tentang budaya dan teknologi Israel. Sama seperti kita belajar bahasa Jepang atau bahasa dan negara lain, yakni untuk mempelajari budaya dan teknologi mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dishub DKI Menolak Jelaskan Rinci Dasar Hukum Penutupan Jatibaru

Dishub DKI Menolak Jelaskan Rinci Dasar Hukum Penutupan Jatibaru

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 15:48 WIB

Israel Terapkan Sistem Perbudakan ke 100.000 Buruh Palestina

Israel Terapkan Sistem Perbudakan ke 100.000 Buruh Palestina

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 15:29 WIB

Anies: Fasilitas Umum Jakarta Belum Ramah untuk Disabilitas

Anies: Fasilitas Umum Jakarta Belum Ramah untuk Disabilitas

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 11:59 WIB

Sandiaga: Kepulauan Seribu Bisa Jadi Berkah atau Musibah Jakarta

Sandiaga: Kepulauan Seribu Bisa Jadi Berkah atau Musibah Jakarta

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 16:29 WIB

Mereka yang Tetap Bersepeda Melawan Polusi Jakarta

Mereka yang Tetap Bersepeda Melawan Polusi Jakarta

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 16:24 WIB

Terkini

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB