Genderang Perang Sandiaga Uno terhadap Kaum Jomblo

Reza Gunadha

Kamis, 15 Maret 2018 | 11:16 WIB
Genderang Perang Sandiaga Uno terhadap Kaum Jomblo
Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat pemotretan di Jalan Tirtayasa II, Nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan., Kamis (12/10/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, boleh dikatakan sebagai satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang menganggap serius bahaya "jomblo" di kalangan rakyatnya.

Setidaknya, keseriusan Sandiaga untuk mengibarkan "bendera perang" mengentaskan jomblo, tampak dari beragamnya wacana kebijakan yang dilontarkannya.

Termutakhir, Sandiaga menegaskan jomblo atau  seseorang yang lajang tak boleh menjadi peserta program Rumah DP Nol Rupiah.

"Syarat untuk ikut program Rumah DP Nol Rupiah ada dua, yakni warga DKI Jakarta dan sudah menikah. Jadi yang jomblo (lajang), mohon maaf, belum bisa,” kata Sandiaga dalam acara Sosialisasi dan Pendalaman Materi Pada Jurnalis Tentang Program Hunian program DP nol rupiah di gedung Blok G, Balai Kota, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Rekam jejak Sandiaga dalam memerangi jomblo terlacak sejak ia melontarkan gagasan membuat Kartu Jakarta Jomblo (KJJ).

Wacana KJJ tersebut, sudah dilempar Sandiaga kepad publik sejak dirinya masih berstatus calon wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Jadi nanti, jomblo yang dapat KJJ bakal dapat sejumlah fasilitas untuk mendapatkan pasangan. Taaruf tapi masa berlaku KJJ untuk setiap penerima hanya 6 bulan. Jadi, 6 bulan harus punya pasangan," tutur Sandiaga di Is Plaza, Jakarta Timur, Minggu, 30 April 2017.

Sandiaga bahhkan mengklaim, idenya untuk menampung aspirasi warga DKI yang berstatus lajang dan tak punya pacar (jomblo) mendapat tanggapan positif dari banyak kalangan.

Karenanya, Sandiaga berjanji akan segera dirumuskan program khusus jomblo tersebut.

baca juga

"Banyak yang tertarik, dan ini adalah respons terhadap aspirasi jomblowan dan jomblowati dan direspons Mas Anies (Baswedan)," kata Sandiaga di Posko tim Anies-Sandiaga, Jalan Melawai Raya, Blok M,Jakarta Selatan, Rabu (3/5/17).

Karena banyak permintaan dari warga agar program itu segera terealisasi, Sandiaga akan mengumpulkan kaum jomblo di Jakarta.

Perihal Kartu Jakarta Jomblo yang sempat dijanjikan sebelumnya, Sandiaga akan merealisasikan dalam bentuk aplikasi.

"Saya bicara sama teman-teman digital untuk aplikasinya. Karena kalau kebanyakan kartu kan, dompet penuh. Jadi itu mungkin bisa dibuat sebagai Apps. Ini dijadikan saran jomblowan dan jomblowati untuk mengakhiri status jomblonya," ujar Sandiaga.

Selain itu, ia juga berjanji sering mengadakan kegiatan yang memfasilitasi kelompok jomblo.

"Mungkin nonton bareng di tempat yang dimiliki pemerintah, untuk mereka melakukan bazar kreativitas,” tuturnya.

Pernikahan Zaman Now

Sandiaga ternyata bukan yang mudah mengingkari janji-janji manis saat berkampanye dalam kontes politik.

Begitu dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI, Sandiaga semakin serius mempersiapkan berbagai perangkat kebijakan mengentaskan jomblo.

Pada penghujung tahun lalu, Minggu, 31 Desember 2017, Sandiaga dan Gubernur Anies Baswedan jadi menggelar acara pernikahan massal.

Tak hanya menggratiskan peserta pernikahan massal, Sandiaga pun rela mengumpulkan banyak pengusaha untuk mau menyumbang emas sebagai mas kawin setiap peserta.

Namun, kata Sandiaga saat itu, mahar emas tersebut tidak diserahkan berbentuk fisik melainkan digital.

"Sudah disanggupi untuk menyediakan mahar emas dalam bentuk digital. Mudah-mudahan jadi tambahan semangat bagi para jomblo," kata Sandiaga di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Menurutnya, hal itu merupakan bentuk kebahagiaan, agar bisa menambah keceriaan malam spesial buat para peserta nikah massal sebanyak 524 pasang.

"Mungkin menggabungkan aspek digital, deposito emasnya. Karena ini perkawinan zaman now dan merupakan terobosan baru dari Tamasia (Tabungan Emas Indonesia)," terangnya.

Lantas, apa yang membuat Sandiaga benar-benar serius memerangi jomblo?

Sandiaga, 7 Mei tahun lalu, pernah mengungkapkan alasannya getol memberantas jomblo. Menurutnya, hal itu untuk mencegah penurunan jumlah populasi di Jakarta.

"Tentu kami ada terobosan. Kan salah satu yang menjadi kekhawatiran di kota-kota besar , tidak hanya Jakarta, tapi di Asia dan dunia, adalah jumlah populasi yang menurun," jelasnya.

Ia menuturkan, penurunan jumlah populasi itu akibat kaum muda lupa mencari kekasih dan pasangan hidup.

"Itu karena banyak kesibukan, seperti kaum muda di Singapura," tutur Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Hadir di Serah Terima Jabatan Pangarmabar dan Pangkolimil

Anies Hadir di Serah Terima Jabatan Pangarmabar dan Pangkolimil

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 10:31 WIB

Prediksi Anies Benar! Persija Menang Lawan SLNA

Prediksi Anies Benar! Persija Menang Lawan SLNA

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 00:50 WIB

Anies Minta Pengusaha Wisata Jangan Kucing-kucingan

Anies Minta Pengusaha Wisata Jangan Kucing-kucingan

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 06:30 WIB

Komentari Kemenangan Persija, Anies: Pecah di Ujung

Komentari Kemenangan Persija, Anies: Pecah di Ujung

Bola | Kamis, 15 Maret 2018 | 03:00 WIB

Bersama Anies, Luhut akan Bereskan Lahan Proyek LRT Jabodetabek

Bersama Anies, Luhut akan Bereskan Lahan Proyek LRT Jabodetabek

Bisnis | Rabu, 14 Maret 2018 | 19:52 WIB

Terkini

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

News | Minggu, 20 September 2026 | 07:45 WIB

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 07:42 WIB

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 07:41 WIB

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 07:25 WIB

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

×