Dituding Ancam Jokowi, PKB: Kami Setia di Barisan Pendukung!

Arsito Hidayatullah | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 19 Maret 2018 | 19:29 WIB
Dituding Ancam Jokowi, PKB: Kami Setia di Barisan Pendukung!
Presiden Joko Widodo saat naik kereta bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Dita Indah Sari, menanggapi santai pernyataan politikus PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, yang menyesalkan pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di salah satu stasiun TV swasta.

Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin mengatakan, apabila Presiden Joko Widodo salah memilih calon wakil presiden, maka dia akan kalah pada Pilpres 2019. Pernyataan demikian, menurut Eva, merupakan tekanan dan ancaman oleh Cak Imin kepada Jokowi.

"Tidak ada yang mengancam-ancam. Siapalah kita ini, berani ancam-ancam Pak Jokowi? Sudah bareng-bareng selama empat tahun, sudah saling sayang dan hormat,” kata Dita di Jakarta, Senin (19/3/2018).

Dita menegaskan, PKB selalu setia berada dalam barisan koalisi partai pendukung Jokowi. Sementara pernyataan Cak Imin itu menurutnya hanya sebagai upaya PKB memberikan yang terbaik buat Jokowi.

"PKB ini monogamis, nggak rewel. Kalau sudah satu, ya, satu. Jadi yang satu ini pasti dijaga baik-baik, disayang-sayang. Kira-kira begitulah hubungan kami dengan Pak Jokowi soal pencawapresan ini. Kita cuma mau melengkapi apa yang masih perlu dilengkapi dari Pak Jokowi. Gitu lho," ujar Dita.

Loyalitas PKB kepada Jokowi, menurutnya pula, telah terbukti sejak Pilpres 2014, hingga saat ini. Pada Pilpres 2014 lalu, PKB menurutnya full power membantu pemerintahan Presiden Jokowi.

"Setelah jadi, PKB kan nggak pernah menyinggung hati beliau. Cak Imin saat ini memutuskan 'hanya' jadi cawapres juga karena rasa hormat. Nggak ada tuh yang mau ngancam," tutur Dita.

Dita pun menilai, Eva telah salah dalam membaca pesan simbolik yang disampaikan Cak Imin kala itu.

“Selain itu, Mbak Eva kurang mengikuti perkembangan koalisi, sehingga tidak tahu persis di mana posisi PKB. Tapi, terima kasih untuk Mbak Eva,” kata Dita.

Dita menjelaskan, keberanian Cak Imin mendeklarasikan diri sebagai cawapres di 2019 didasari banyak pengalaman yang sudah dimilikinya, baik di kursi legislatif maupun eksekutif.

"Kenapa sih Cak Imin pede? Karena sudah berkiprah di berbagai jabatan publik, (juga sebagai) aktivis. Dan modal sosial Cak Imin yang besar ini adalah sebagai representasi NU dan Islam. Cak Imin kan bawa NU, dia didukung oleh Kyai Said (Ketua NU). Masa berani ancam Pak Jokowi,” tutur Dita.

Sebelumnya, Eva menyesalkan pernyataan Cak Imin yang dinilai menekan Jokowi soal pemilihan cawapres. Pernyataan Eva adalah respons terhadap Cak Imin yang melontarkan pernyataan agar Presiden Jokowi cermat memilih cawapres dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kalau Pak Jokowi salah memilih cawapres, bisa kalah lho! Pilihlah cawapres dari kalangan santri/Islam, agar menang. Siapa (orangnya)? Ya, saya," kata Cak Imin di salah satu stasiun TV, beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misrin Dipancung Arab Saudi, Jokowi Didesak  Kirim Surat Protes

Misrin Dipancung Arab Saudi, Jokowi Didesak Kirim Surat Protes

News | Senin, 19 Maret 2018 | 15:35 WIB

Kriteria Cawapres, Gus Sholah: Jokowi Harus Gandeng Tokoh Islam

Kriteria Cawapres, Gus Sholah: Jokowi Harus Gandeng Tokoh Islam

News | Minggu, 18 Maret 2018 | 05:05 WIB

Cawapres Jokowi, PPP Tunggu Masukan dari Munas Alim Ulama

Cawapres Jokowi, PPP Tunggu Masukan dari Munas Alim Ulama

News | Sabtu, 17 Maret 2018 | 04:44 WIB

Terkini

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB