Array

Gerindra Akui Gatot Nurmantyo Melamar Jadi Capres 2019

Kamis, 22 Maret 2018 | 12:19 WIB
Gerindra Akui Gatot Nurmantyo Melamar Jadi Capres 2019
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi salah satu pembicara dalam acara Maulid Nabi SAW yang diselenggaran oleh ormas Majelis Rasulullah di Taman Nasional Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra, Muhammad Syafii mengakui sempat terjadi pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Dalam pertemuan itu, Gatot menawarkan diri sebagai Calon Presiden.

"Pak Gatot kan datang ya, mendaftar lah ya untuk menjadi Capres," kata Syafii di DPR, Jakarta, Kamis (22/3/ 2018).

Syafii menerangkan, sejauh ini yang menyatakan diri sebagai bakal Calon Wakil Presiden hanya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Sedangkan yang lainnya berkeinginan menjadi Calon Presiden. Termasuk Gatot.

Menurut Syafii, hingga kini pihaknya belum belum kepastian pada Gatot.

"Dia mendaftar, itu pun kita belum membuka pendaftaran resmi juga, cuma dia datang menyatakan bila memang memungkinkan, siap. Nah kesiapan seperti apa itu yang tahu yang menerima beliau, kebetulan saya tidak ada di sana," tutur Syafii.

Namun demikian, Syafii memastikan untuk posisi Calon Presiden, sudah diputuskan akan diisi oleh Prabowo sendiri. Sedangkan untuk Cawapres masih akan dilakukan pertimbangan bersama partai koalisi.

"Pertama tentu saja figur yang mampu mendampingi pak Prabowo dalam melaksanakan tugasnya. Kedua tergantung pada konfigurasi Parpol, karena dengan presidential threshold yang dalam tanda petik menurut kami tidak masuk akal itu Gerindra tidak bisa usung sendiri calon presidennya," kata Syafii.

"Konfigurasi politik untuk mengukuhkan dukungan itu bisa menentukan siapa yang akan menjadi pendamping pak Prabowo untuk menjadi Wakil Presiden," tambah Syafii.

Kata dia, untuk posisi Cawapres bagi Prabowo, hingga kini masih sangat cair. Banyak figur yang yang dinilai mumpuni untuk mendampingi Mantan Danjen Kopassus.

"Politik ini cair, bisa Anies Baswedan, bisa TGB (Gubernur NTB Tuan Guru Bajang alias Zainul Majdi). Dan bisa saya sendiri, kan tidak menutup kemungkinan. Bisa saja Fahri Hamzah, bisa Anies Matta, saya kira politik sangat cair," kata Syafii.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI