Ini yang Ingin Dilakukan Nyak Sandang Jika Sudah Bisa Melihat

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Sabtu, 31 Maret 2018 | 13:27 WIB
Ini yang Ingin Dilakukan Nyak Sandang Jika Sudah Bisa Melihat
Nyak Sandang. [Suara.com/Nikolaus Tolen

Suara.com - Nyak Sandang (91), pria asal Aceh yang menyerahkan hartanya sejumlah Rp100 untuk membeli pesawat pertama Indonesia sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Rabu (21/3/2018). Saat itu, sejumlah hal yang ingin dilakukan pascaoperasi katarak di matanya berjalan dengan baik.

Menurut Maturidi, perwakilan keluarganya, selain ingin menjalankan ibadah haji, Nyak Sandang juga ingin kembali membaca berita dan juga Alquran.

"Pertama, beliau memang ingin seperti keinginan pertama, ingin membaca Quran, ingin membaca berita, bisa berjalan tanpa harus dituntun gitu," katanya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subtroto, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018).

Maturidi mengatakan untuk memwujudkan keinginan Nyak Sandang bisa menjalankan ibadah haji sangat bergantung kepada Presiden Jokowi. Namun, menurutnya, terkait hal itu, Jokowi sudah menyampaikan sendiri kepada Nyak Sandang.

"Insyaallah memang pernah diucapkan oleh Bapak presiden kalau untuk haji, memang kalau berkenan bapak presiden untuk menunaikan haji sekeluarganya, atau pak presiden juga sempat ngomong sambil menunggu haji apa monggo, tapi itu semua kembali ke Bapak presiden, bagaimana tindak lanjutnya," kata Maturidi.

Selain itu,pihak keluarga juga meyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi, tentang layak tidaknya Nyak Sandang mendapat penghargaan yang tinggi. Keluarga kata dia hanya bisa mengucapkan terima kasih atas apa yang telah didapat Nyak Sandang hingga saat ini.

"Ya, kita keluarga terima kasih, terima kasih dan terima kasih, kembali ke bapak presiden, apa yang sebaiknya dilakukan untuk Nyak Sandang," tutupnya.

Nyak Sandang punya jasa besar bagi Indonesia. Ia menjual sepetak tanah dan 10 gram emas seharga Rp100 saat berusia 23 tahun. Nyak Sandang memberikan uang itu kepada Presiden Soekarno pada 1948. Presiden Pertama RI itu tengah mencari dana untuk membeli pesawat pertama Indonesia.

Dari kontribusi Nyak Sandang dan warga Aceh lain, Indonesia bisa membeli dua pesawat terbang yang diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002. Dua pesawat tersebut merupakan cikal bakal maskapai Garuda Indonesia Airways.

Nyak Sandang (91), pria asal Aceh yang menyerahkan hartanya sejumlah Rp100 untuk membeli pesawat pertama Indonesia sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Rabu (21/3/2018). Saat itu, sejumlah hal yang ingin dilakukan pascaoperasi katarak di matanya berjalan dengan baik.

Menurut Maturidi, perwakilan keluarganya, selain ingin menjalankan ibadah haji, Nyak Sandang juga ingin kembali membaca berita dan juga Alquran.

"Pertama, beliau memang ingin seperti keinginan pertama, ingin membaca Quran, ingin membaca berita, bisa berjalan tanpa harus dituntun gitu," katanya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subtroto, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018).

Maturidi mengatakan untuk memwujudkan keinginan Nyak Sandang bisa menjalankan ibadah haji sangat bergantung kepada Presiden Jokowi. Namun, menurutnya, terkait hal itu, Jokowi sudah menyampaikan sendiri kepada Nyak Sandang.

"Insyaallah memang pernah diucapkan oleh Bapak presiden kalau untuk haji, memang kalau berkenan bapak presiden untuk menunaikan haji sekeluarganya, atau pak presiden juga sempat ngomong sambil menunggu haji apa monggo, tapi itu semua kembali ke Bapak presiden, bagaimana tindak lanjutnya," kata Maturidi.

Selain itu,pihak keluarga juga meyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi, tentang layak tidaknya Nyak Sandang mendapat penghargaan yang tinggi. Keluarga kata dia hanya bisa mengucapkan terima kasih atas apa yang telah didapat Nyak Sandang hingga saat ini.

"Ya, kita keluarga terima kasih, terima kasih dan terima kasih, kembali ke bapak presiden, apa yang sebaiknya dilakukan untuk Nyak Sandang," tutupnya.

Nyak Sandang punya jasa besar bagi Indonesia. Ia menjual sepetak tanah dan 10 gram emas seharga Rp100 saat berusia 23 tahun. Nyak Sandang memberikan uang itu kepada Presiden Soekarno pada 1948. Presiden Pertama RI itu tengah mencari dana untuk membeli pesawat pertama Indonesia.

Dari kontribusi Nyak Sandang dan warga Aceh lain, Indonesia bisa membeli dua pesawat terbang yang diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002. Dua pesawat tersebut merupakan cikal bakal maskapai Garuda Indonesia Airways.

Nyak Sandang (91), pria asal Aceh yang menyerahkan hartanya sejumlah Rp100 untuk membeli pesawat pertama Indonesia sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Rabu (21/3/2018). Saat itu, sejumlah hal yang ingin dilakukan pascaoperasi katarak di matanya berjalan dengan baik.

Menurut Maturidi, perwakilan keluarganya, selain ingin menjalankan ibadah haji, Nyak Sandang juga ingin kembali membaca berita dan juga Alquran.

"Pertama, beliau memang ingin seperti keinginan pertama, ingin membaca Quran, ingin membaca berita, bisa berjalan tanpa harus dituntun gitu," katanya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subtroto, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018).

Maturidi mengatakan untuk memwujudkan keinginan Nyak Sandang bisa menjalankan ibadah haji sangat bergantung kepada Presiden Jokowi. Namun, menurutnya, terkait hal itu, Jokowi sudah menyampaikan sendiri kepada Nyak Sandang.

"Insyaallah memang pernah diucapkan oleh Bapak presiden kalau untuk haji, memang kalau berkenan bapak presiden untuk menunaikan haji sekeluarganya, atau pak presiden juga sempat ngomong sambil menunggu haji apa monggo, tapi itu semua kembali ke Bapak presiden, bagaimana tindak lanjutnya," kata Maturidi.

Selain itu,pihak keluarga juga meyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi, tentang layak tidaknya Nyak Sandang mendapat penghargaan yang tinggi. Keluarga kata dia hanya bisa mengucapkan terima kasih atas apa yang telah didapat Nyak Sandang hingga saat ini.

"Ya, kita keluarga terima kasih, terima kasih dan terima kasih, kembali ke bapak presiden, apa yang sebaiknya dilakukan untuk Nyak Sandang," tutupnya.

Nyak Sandang punya jasa besar bagi Indonesia. Ia menjual sepetak tanah dan 10 gram emas seharga Rp100 saat berusia 23 tahun. Nyak Sandang memberikan uang itu kepada Presiden Soekarno pada 1948. Presiden Pertama RI itu tengah mencari dana untuk membeli pesawat pertama Indonesia.

Dari kontribusi Nyak Sandang dan warga Aceh lain, Indonesia bisa membeli dua pesawat terbang yang diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002. Dua pesawat tersebut merupakan cikal bakal maskapai Garuda Indonesia Airways.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:06 WIB

Seleksi Petugas Haji 2027: Verifikasi Berlanjut, Simak Jadwal Lengkap CAT Gelombang I dan II!

Seleksi Petugas Haji 2027: Verifikasi Berlanjut, Simak Jadwal Lengkap CAT Gelombang I dan II!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 16:22 WIB

Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen

Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad

Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad

Video | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:00 WIB

Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi

Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB

Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada

Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:00 WIB

MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana

MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:43 WIB

Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia

Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:00 WIB

5 Artis Ini Sudah Naik Haji Berkali-kali, Ada yang Berhaji Sampai 33 Kali

5 Artis Ini Sudah Naik Haji Berkali-kali, Ada yang Berhaji Sampai 33 Kali

Entertainment | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:09 WIB

Suasana Mina Dipenuhi Jamaah Haji Seusai Lempar Jumrah

Suasana Mina Dipenuhi Jamaah Haji Seusai Lempar Jumrah

Foto | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Terkini

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 11:24 WIB

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

×