Jokowi akan Buka KTT Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia 1 Mei

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 05 April 2018 | 13:12 WIB
Jokowi akan Buka KTT Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia 1 Mei
Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau Din Syamsuddin. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin melaporkan persiapan penyelenggaraan event internasional kepada Presiden Joko Widodo. Jokowi akan datang ke event itu.

Acara yang dimaksud Din Syamsuddin yakni, Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia, tentang Islam Wasathiyah.

"Atau Islam berdasarkan prinsip rahmatan lil alamin ke dunia maupun di dalam negeri," ujar Din di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018).

Din menerangkan, KTT Wasathiyah Islam akan berlangsung di Bogor, Jawa Barat, dari 1 - 3 Mei 2018. Peserta yang hadir nantinya sebanyak 50 orang tokoh ulama cendekiawan muslim dari berbagai negara di dunia. Dan 50 ulama dari dalam negeri.

"Kami akan membahas Wasathiyah islam baik konsepsi maupun implimentasi. konsepsi, implimentas dalam sejarah peradaban islam kita kaitkan dengan tantnagan peradaban dunia, dan salah satu bagian naskah itu nanti tentng pengalaman Indonesia dalam mengamalkan Islam Wasathiyah," kata Din.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan membuka acara ini di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada 1 Mei 2018. Selanjutnya acara akan berlangsung di Hotel Novotel, Bogor.

"Dan pada tanggal 3 Insya Allah penutupnya oleh Wakil Presiden (Jusuf Kalla) di Istana Wapres," kata dia.

Din mendapat tugas untuk mempromosikan Islam Wasathiyah. Ia menilai hal tersebut merupakan hakekat islam yang menekankan pendekatan jalan tengah dan umat Islam dinyatakan dalam Al Quran, sebagai umat jalan.

"Tentu dengan kriteria tidak sekedar modereat, toleran, penuh dengan tenggang rasa. Tapi kami pandang ini merupakan salah satu upaya yang harus dilakukan pertama ke dalam umat islam dan dunia islam untuk mengatasi kecenderungan yang bertentangan dengan prinsip wasathiyah Islam ini seperti esktrimis radikalis dan sebagainya," katanya.

Selain itu Din berharap konsep tersebut bisa dijadikan menjadi satu solusi alternatif untuk mengatasi krisis peradaban global.

"Oleh banyak pakar sekarang disebut dunia mengalami disorder ketakteraturan, ketidakpastian world of disuncertainty dan terjadi kerusakan pada peradaban global yang kiranya prinsip islam wasatiyah menjadi solusi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Apresiasi Langkah Jokowi Hadapi Revolusi Industri 4.0

DPR Apresiasi Langkah Jokowi Hadapi Revolusi Industri 4.0

News | Kamis, 05 April 2018 | 06:45 WIB

Jokowi Minta Mendagri Jalani Putusan MK soal Penganut Kepercayaan

Jokowi Minta Mendagri Jalani Putusan MK soal Penganut Kepercayaan

News | Rabu, 04 April 2018 | 16:38 WIB

Sebelum Meninggal, Besan Presiden Jokowi Dikenal Rajin ke Gereja

Sebelum Meninggal, Besan Presiden Jokowi Dikenal Rajin ke Gereja

News | Rabu, 04 April 2018 | 16:25 WIB

Presiden Jokowi Minta Pembuatan e-KTP Hanya Berapa Jam

Presiden Jokowi Minta Pembuatan e-KTP Hanya Berapa Jam

News | Rabu, 04 April 2018 | 15:17 WIB

Pantun Pat-pat Gulipuat Airlangga Bikin Jokowi Tertawa

Pantun Pat-pat Gulipuat Airlangga Bikin Jokowi Tertawa

News | Rabu, 04 April 2018 | 13:14 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB