KA Sancaka Tabrakan dengan Truk Trailer di Ngawi

Reky Kalumata

Sabtu, 07 April 2018 | 05:59 WIB
KA Sancaka Tabrakan dengan Truk Trailer di Ngawi
Sejumlah petugas berusaha melakukan evakuasi pada kereta api Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya yang terguling usai terlibat kecelakaan dengan truk pengangkut bantalan rel di perlintasan KM 215 Walikukun, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (6/4). ANTARA FOTO/Eric S

Suara.com - Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya bertabrakan dengan dengan truk trailer pengangkut beton bantalan rel di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, Jatim. Sejauh ini satu orang meninggal dalam kecelakaan hebat di perlintasan kereta tersebut.

Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Supriyanto menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat kecelakaan KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya dengan truk trailer ada satu orang.

"Sejauh ini korban meninggal dunia satu orang. Yakni masinis KA atas nama Mustofa warga Balerejo, Kabupaten Madiun," ujar Supriyanto kepada wartawan seperti dilansir Antara, Sabtu (7/4/2018).

Menurut dia, selain korban meninggal, juga terdapat korban luka dalam kecelakaan tersebut. Sesuai pendataan, korban luka mencapai empat orang.

Empat orang korban luka tersebut terdiri dari seorang asisten masinis atas nama Hendra Wahyudi warga Barat, Kabupaten Magetan dan tiga lainnya merupakan penumpang KA.

"Untuk tiga orang penumpang KA mengalami luka ringan, sedangkan asisten masinis mengalami luka di kepala dan harus dirawat di Rumah Sakit Attin Husada Ngawi," katanya.

Ia menjelaskan, jumlah penumpang KA Sancaka saat mengalami kecelakaan tersebut mencapai 570 orang untuk kelas eksekutif dan ekonomi. Pihaknya bersyukur karena semua penumpang KA tersebut terdata dalam kondisi selamat.

PT KAI telah melakukan upaya evakuasi penumpang dengan menggunakan empat kereta ekonomi yang tersisa di lokasi ke Stasiun Kedungbanteng, Sragen.

Setelah itu, penumpang KA Sancaka akan dialihkan dengan menggunakan bus untuk melanjutkan perjalanannya ke tujuan masing-masing. Evakuasi juga melibatkan petugas dari Polres Ngawi.

"Gerbong yang masih normal di atas rel mencapai empat kereta. Gerbong tersebut digunakan untuk menarik penumpang ke Stasiun Kedungbanteng. Dari Stasiun Kedungbanteng, penumpang akan dialihkan menggunakan bus untuk menuju daerah tujuannya," kata dia.

Sejumlah petugas berusaha melakukan evakuasi pada kereta api Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya yang terguling usai kecelakaan dengan truk pengangkut bantalan rel di perlintasan KM 215 Walikukun, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (6/4/2017). ANTARA FOTO/Eric S

Adapun, jumlah rangkaian KA Sancaka saat mengalami kecelakaan mencapai 11 kereta yang terdiri dari satu kereta pembangkit, lima kereta eksekutif, satu kereta makan dan empat kereta ekonomi.

Dari 11 kereta atau gerbong itu, sebanyak empat kereta ekonomi masih normal, sedangkan kereta lainnya mengalmi anjlok dan lokomotif terguling akibat tabrakan dengan truk trailer tersebut.

Seperti diketahui, Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya mengalami kecelakaan dengan truk trailer pengangkut beton bantalan rel di perlintasan tak terjaga di km 215+8 Jumat malam sekitar pukul 18.25 WIB.

Lokasi kejadian berada di antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun wilayah Mantingan, Kabupaten Ngawi.

Supriyanto menambahkan, hingga pukul 03.00 WIB Sabtu dini hari, evakuasi KA Sancaka masih berlangsung. Akibat kejadian tersebut beberapa perjalanan KA baik dari arah timur maupun dari arah barat mengalami keterlambatan.

"PT KAI Menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan KA akibat insiden tersebut. PT KAI akan secepatnya menormalkan kondisi jalur agar bisa segera dilewati perjalanan KA," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Ceritakan Detik-Detik Mengerikan Pelemparan Batu di Kereta Api Sancaka

Korban Ceritakan Detik-Detik Mengerikan Pelemparan Batu di Kereta Api Sancaka

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 21:14 WIB

Teror Pelemparan Batu di KA Sancaka: Penumpang Jadi Korban, KAI Bertindak

Teror Pelemparan Batu di KA Sancaka: Penumpang Jadi Korban, KAI Bertindak

Video | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:00 WIB

Kaca Kereta Sancaka Pecah! 2 Penumpang Luka, KAI Buru Pelaku

Kaca Kereta Sancaka Pecah! 2 Penumpang Luka, KAI Buru Pelaku

Video | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:00 WIB

Terkini

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

×