Puisinya Dituding Menista Islam, Gus Mus: Nanti Dia Kena Batunya

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 11 April 2018 | 14:56 WIB
Puisinya Dituding Menista Islam, Gus Mus: Nanti Dia Kena Batunya
KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus berbicara dalam sarasehan membahas soal hoax di Semarang, Jateng, Kamis (20/4) [Antara/Aditya Pradana].

Suara.com - Mustofa Bisri, budayawan sekaligus ulama terkenal Indonesia, akhirnya buka suara terkait kontroversi puisi yang dibacakan oleh Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Taj Yasin, Calon Wakil Gubernur Jateng pasangan Ganjar, mengkapkan Gus Mus sempat menuturkan mengenai puisinya yang dideklamasikan Ganjar dan dituding sejumlah pihak sebagai bentuk penistaan agama.

Padahal, puisi itu sudah lama dibuat Gus Mus, yakni ketika Orde Baru dan Soeharto masih berkuasa di Indonesia.

"Gus Mus prihatin karena puisi yang dulu jadi ikon perlawanan Orde Baru malah dipermasalahkan di era sekarang," kata Gus Yasin, saat mengantar Gus Mus berangkat ibadah Umrah, di Bandara Ahmad Yani Semarang, Rabu (11/4).

Gus Yasin bercerita, selama mengantar di bandara, Gus Mus mengatakan puisi itu karangannya 30 tahun lalu.

Persisnya, sewaktu masih menjadi anggota DPRD provinsi bersama Kiai Toyfur yang sudah almarhum.

"Gus Mus cerita puisi itu hasil ngobrol dengan Kiai Toyfur. Kata Kiai Toyfur waktu itu 'gus catat saja, bikin aja terus jadi puisi’ begitu,"  kata Yasin menirukan pernyataan Gus Mus.

Dalam cerita Gus Mus lagi, konteks puisi tersebut menggambarkan masyarakat Indonesia yang tertindas oleh rezim Orba.

Puisi tersebut sangat populer pada masanya di kalangan mahasiswa dan aktivis.

"Konteksnya dulu itu masyarakat tertindas karena politik waktu itu, jadi itu ungkapan dan puisi itu menjadi puisi wajib ketika masyarakat gerakan-gerakan LSM dan mahasiswa untuk demo," kata Yasin

Gus Yasin mengakui, Gus Mus sangat menyesalkan adanya penafsiran keliru yang berujung kontroversi. Namun, Gus Mus juga senang banyak masyarakat yang merespon dan membela puisinya.

Gus Mus, kata Yasin, mengakui banyak dihubungi santri-santrinya, terutama yang kini menjadi anggota GP Ansor dan Banser, ketika puisi itu dipersoalkan oleh eks demonstran anti-Ahok di DKI Jakarta.

"Banyak sekali dari teman Banser dan Ansor, mereka bertanya siapa yang melaporkan dan menghina puisi tersebut. Tapi karena Gus Mus mau umrah jadi belum bisa ketemu mereka," kata Gus Yasin.

Pihaknya juga dititipkan pesan Gus Mus, untuk tidak terlalu menanggapi serangan isu penistaan agama terkait pembacaan puisinya.

"Kata Gus Mus 'wes jarke wae lah toh (sudah biarkan saja lah), mereka akan kena batunya sendiri, itu kan malah menguntungkan njenengan (Anda) sama mas Ganjar toh itu bukan njenengan yang ngarang'," tutur Gus Yasin menirukan pesan Gus Mus.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intip Cara Ganjar dan Sudirman Tangkis Isu SARA di Pilgub Jateng

Intip Cara Ganjar dan Sudirman Tangkis Isu SARA di Pilgub Jateng

News | Selasa, 10 April 2018 | 15:03 WIB

Dituding Menista Agama Islam, Ini Kata Ganjar Pranowo

Dituding Menista Agama Islam, Ini Kata Ganjar Pranowo

News | Senin, 09 April 2018 | 15:58 WIB

Ganjar Polisikan Pentolan FUIB karena Menuduhnya Menistakan Agama

Ganjar Polisikan Pentolan FUIB karena Menuduhnya Menistakan Agama

News | Senin, 09 April 2018 | 15:41 WIB

Bacakan Puisi Gus Mus, Ganjar Pranowo Dituding Rendahkan Azan

Bacakan Puisi Gus Mus, Ganjar Pranowo Dituding Rendahkan Azan

News | Minggu, 08 April 2018 | 05:36 WIB

Laporkan Sukmawati ke Bareskrim, FUIB: 'Bu Suk' Air Mata Buaya

Laporkan Sukmawati ke Bareskrim, FUIB: 'Bu Suk' Air Mata Buaya

News | Kamis, 05 April 2018 | 14:44 WIB

Terkini

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB