Sebelum Dibunuh Pasangan Sejenisnya, Ali Sempat Selfie Bareng Edi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 17 April 2018 | 16:18 WIB
Sebelum Dibunuh Pasangan Sejenisnya, Ali Sempat Selfie Bareng Edi
TKP pembunuhan cawang. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Penemuan mayat yang belakangan diketahui bernama Ali Rahman, karyawan swasta berusia 34 tahun, mengagetkan teman-teman seprofesinya.

Edi Haruniawan misalnya, mengakui kaget setelah mendapat kabar Ali ditemukan tewas bersimbah darah di Gang Rawa Dalam, Kramat Jati, Cawang, Jawa Timur—di belakang kampus UKI—Senin (16/4) malam.

Sebab, Edi mengakui sempat berswafoto bersama Ali pada hari yang sama rekannya itu ditemukan sudah menjadi mayat.

"Saya juga tak mengerti persoalannya. Dia hari itu sedang libur. Setelah berfoto bersama saya, dia pergi. Tapi dia tak bilang ke mana akan pergi. Jadi, setelah mendapat kabar itu, Senin malam, saya kaget,” kata Edi di RS Polri Kramat Jati, Selasa (17/4/2018).

Edi mengenang sosok Rahman sebagai teman yang ramah dan mudah bergaul. Edi mengakui terakhir berkomunikasi dengan Rahman pada hari yang sama saat kejadian berlangsung.

"Baik. Dia orangnya baik, kok. Sama siapa aja dia bergaul. Malah dia supel orangnya, ramah. Sama siapa aja dikenal," akunya.

Edi berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Kalau saya pribadi, semoga ditemukan, dihukum seberat-beratnya. Pengin tahu modusnya apa sih, sampai dia menbunuh Rahman,” tuturnya.

Petrus Paulus Ualubun, pemuda berusia 20 tahun yang menjadi tersangka pembunuh Ali, mengakui melakukan aksi keji karena sakit hati.

baca juga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, Petrus kesal karena Rahman kerap meminta dikirimkan foto-foto telanjangnya.

"Dia disuruh memotret ‘barang’ (alat vital) yang tidak bisa ditampilkan. Dia (Petrus) marah dan memanggil dia (Rahman) untuk dibunuh," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (17/4/2018).

Menurut Argo, awal kekesalan itu bermula ketika Rahman memasukan nomor telepon seluler pelaku ke grup WhastApp penyuka sesama jenis.

Keduanya, kata Argo, memang sudah saling kenal.

"Anak (Petrus) itu dimasukkan ke grup WA yang LGBT itu, maka dia marah kenapa dimasukin ke dalam grup itu," tuturnya.

Petrus ditangkap setelah melarikan diri ke rumah kakak kandungnya di Jalan Raya Serang RT 12, RW 6, Nomor 33, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Selasa pagi.

Kekinian, pemuda tanggung itu sudah ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur guna mempertanggunjawabkan perbuatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuhan Gay Gang Sempit, Pelaku Kesal Sering Diminta Foto Syur

Pembunuhan Gay Gang Sempit, Pelaku Kesal Sering Diminta Foto Syur

News | Selasa, 17 April 2018 | 16:07 WIB

Ini Sosok Ali, Korban Pembunuhan Berlatar Cinta Sesama Jenis

Ini Sosok Ali, Korban Pembunuhan Berlatar Cinta Sesama Jenis

News | Selasa, 17 April 2018 | 15:26 WIB

Begini Cara Polisi Ungkap Petrus Bunuh Ali karena Cemburu

Begini Cara Polisi Ungkap Petrus Bunuh Ali karena Cemburu

News | Selasa, 17 April 2018 | 14:55 WIB

Jenazah Korban Pembunuhan Gang Sempit UKI Belum Diambil Keluarga

Jenazah Korban Pembunuhan Gang Sempit UKI Belum Diambil Keluarga

News | Selasa, 17 April 2018 | 13:58 WIB

Pembunuhan di Gang Sempit UKI Berlatarbelakang Cinta Sesama Jenis

Pembunuhan di Gang Sempit UKI Berlatarbelakang Cinta Sesama Jenis

News | Selasa, 17 April 2018 | 13:35 WIB

Terkini

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

×