Pembunuhan Gay Gang Sempit, Pelaku Kesal Sering Diminta Foto Syur

Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana
Pembunuhan Gay Gang Sempit, Pelaku Kesal Sering Diminta Foto Syur
Mayat AR yang ditemukan di pinggir Gang Waru, Kramatjati, Cawang, Jakarta Timur, persisnya di belakang kampus Universitas Kristen Indonesia, Senin (16/4/2018) malam. [istimewa]

Kekinian, pemuda tanggung itu sudah ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur

Suara.com - Petrus Paulus Ualubun, pemuda berusia 20 tahun yang menjadi tersangka pembunuh Ali Rahman (34) di belakang kampus Universitas Kristen Indonesia, Cawang, Jakarta Timur, Senin (16/4) malam, karena sakit hati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, Petrus kesal karena Rahman kerap meminta dikirimkan foto-foto telanjangnya.

"Dia disuruh memotret ‘barang’ (alat vital) yang tidak bisa ditampilkan. Dia (Petrus) marah dan memanggil dia (Ali) untuk dibunuh," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (17/4/2018).

Menurut Argo, awal kekesalan itu bermula ketika Ali memasukan nomor telepon seluler pelaku ke grup WhastApp penyuka sesama jenis.

Keduanya, kata Argo, memang sudah saling kenal.

"Anak (Petrus) itu dimasukkan ke grup WA yang LGBT itu, maka dia marah kenapa dimasukin ke dalam grup itu," tuturnya.

Petrus ditangkap setelah melarikan diri ke rumah kakak kandungnya di Jalan Raya Serang RT 12, RW 6, Nomor 33, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Selasa pagi.

Kekinian, pemuda tanggung itu sudah ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur guna mempertanggunjawabkan perbuatannya.

Sebelumnya, Ali ditemukan warga sudah meregang nyawa di Gang Waru, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur,  Senin (16/4/2018) malam.

Saat ditemukan, korban sudah berlumuran darah di dalam gang dekat UKI.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS