Jenazah Korban Pembunuhan di Gang Sempit UKI Dibawa ke Pandeglang

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 17 April 2018 | 16:52 WIB
Jenazah Korban Pembunuhan di Gang Sempit UKI Dibawa ke Pandeglang
Mayat AR yang ditemukan di pinggir Gang Waru, Kramatjati, Cawang, Jakarta Timur, persisnya di belakang kampus Universitas Kristen Indonesia, Senin (16/4/2018) malam. [istimewa]

Suara.com - Jenazah Ali Rahman (33), korban pembunuhan di Gang Rawa Dalam, Cawang, Jakarta Timur dibawa pulang keluarga, Selasa (17/4/2018) siang. Sebelumnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Senin (16/4/2018) malam untuk diautopsi.

Ayah Ali Rahman, Mas'udi menjelaskan jenazah akan dibawa keluarga dan disemayamkan di Pandeglang, Banten.

"Dibawa ke Pandeglang, kampung Ibunya kan di sana," kata Mas'udi saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Mas'udi mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anaknya. Namun ia tetap berharap agar pelaku diberi hukuman yang setimpal.

"Ya ikhlas lah, namanya sudah kejadian, suratan takdir mau diapain begitu kan. Ya dihukum yang setimpal, dengan hukum yang berjalan dan berlaku itu saja," harapnya.

Ali dibunuh oleh sosok lelaki bernama Petrus Paulus Ualubun. Motifnya karena sakit hati.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, Petrus kesal karena Rahman kerap meminta dikirimkan foto-foto telanjangnya.

"Dia disuruh memotret ‘barang’ (alat vital) yang tidak bisa ditampilkan. Dia (Petrus) marah dan memanggil dia (Ali) untuk dibunuh," kata Argo.

Menurut Argo, awal kekesalan itu bermula ketika Ali memasukan nomor telepon seluler pelaku ke grup WhastApp penyuka sesama jenis.

Keduanya, kata Argo, memang sudah saling kenal.

"Anak (Petrus) itu dimasukkan ke grup WA yang LGBT itu, maka dia marah kenapa dimasukin ke dalam grup itu," tuturnya.

Petrus ditangkap setelah melarikan diri ke rumah kakak kandungnya di Jalan Raya Serang RT 12, RW 6, Nomor 33, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Selasa pagi.

Kekinian, pemuda tanggung itu sudah ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur guna mempertanggunjawabkan perbuatannya.

Sebelumnya, Ali ditemukan warga sudah meregang nyawa di Gang Waru, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (16/4/2018) malam.

Saat ditemukan, korban sudah berlumuran darah di dalam gang dekat UKI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Dibunuh Pasangan Sejenisnya, Ali Sempat Selfie Bareng Edi

Sebelum Dibunuh Pasangan Sejenisnya, Ali Sempat Selfie Bareng Edi

News | Selasa, 17 April 2018 | 16:18 WIB

Pembunuhan Gay Gang Sempit, Pelaku Kesal Sering Diminta Foto Syur

Pembunuhan Gay Gang Sempit, Pelaku Kesal Sering Diminta Foto Syur

News | Selasa, 17 April 2018 | 16:07 WIB

Ini Sosok Ali, Korban Pembunuhan Berlatar Cinta Sesama Jenis

Ini Sosok Ali, Korban Pembunuhan Berlatar Cinta Sesama Jenis

News | Selasa, 17 April 2018 | 15:26 WIB

Begini Cara Polisi Ungkap Petrus Bunuh Ali karena Cemburu

Begini Cara Polisi Ungkap Petrus Bunuh Ali karena Cemburu

News | Selasa, 17 April 2018 | 14:55 WIB

Jenazah Korban Pembunuhan Gang Sempit UKI Belum Diambil Keluarga

Jenazah Korban Pembunuhan Gang Sempit UKI Belum Diambil Keluarga

News | Selasa, 17 April 2018 | 13:58 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB