Jawab Cuitan SBY, Jaksa Agung: Tidak Ada Hukum Rimba

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 18 April 2018 | 20:34 WIB
Jawab Cuitan SBY, Jaksa Agung: Tidak Ada Hukum Rimba
Jaksa Agung HM Prasetyo saat menyampaikan paparan kinerja dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, menjawab soal hukum rimba yang disinggung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, Pemerintahan Joko Widodo tidak pernah menggunakan hukum rimba.

"Tidak ada penegakan hukum, hukum rimba. Itu zaman dulu kala mungkin seperti itu, cuma Tarzan seperti itu. Ini kan tidak," ujar Prasetyo di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/4/2018).

Ia mengklaim, penanganan hukum di Indonesia selama ini sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Aparat penegak hukum, dalam menangani suatu kasus, selalu berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

"Kalau ada imbauan jangan berlaku hukum rimba, memang tidak ada hukum rimba. Kita negara hukum harus menjunjung tinggi hukum," kata dia.

Selain itu, Prasetyo membantah kata-kata pada cuitan SBY yang berbunyi: "Yang kuat pasti menang dan yang lemah pasti kalah, tak perduli salah atau benar".

"Ya tidak ada. Tak perlu ditanggapi, karena memang tidak berlaku hukum rimba seperti itu untuk apa ditanggapi? Itu kan hanya praduga atau kecurigaan," tuturnya.

Ia meminta Presiden keenam RI tidak usah mengkhawatirkan penanganan hukum Indonesia. Menurutnya, proses hukun yang ada saat ini dilakukan secara terbuka.

"Iya tak perlu khawatir lah. Semua kan selalu terbuka. Tidak ada sesuatu yang bisa disembunyikan," kata dia.

Sebelumnya, SBY menyampaikan sejumlah peringatan terkait pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2019.

baca juga

Peringatan itu disampaikan SBY melalui akun Twitter-nya, @SBYudhoyono menjelang tahun pelaksanaan Pemilu yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

Salah satu peringatan SBY yakni: Semoga yg berlaku bukan "hukum rimba". Yg kuat pasti menang & yg lemah pasti kalah, tak perduli salah atau benar. *SBY*

Tapi Prasetyo sependapat dengan cuitan SBY ini: "Semoga penegak hukum (kepolisian, kejaksaan & KPK) tidak "kesusupan" agen-agen politik. Semoga intelijen juga tidak jadi alat politik".

"Memang seharusnya demikian. Tidak harus diingatkan pun tentu itu yang harus dilakukan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wiranto Temui SBY Ngobrol Demokrasi Jelang Pemilu 2019

Wiranto Temui SBY Ngobrol Demokrasi Jelang Pemilu 2019

News | Rabu, 18 April 2018 | 11:38 WIB

Pidato, SBY Ungkit Perannya Lahirkan UU Keistimewaan Yogyakarta

Pidato, SBY Ungkit Perannya Lahirkan UU Keistimewaan Yogyakarta

News | Senin, 09 April 2018 | 20:11 WIB

SBY Buka Suara soal Metode Cuci Otak Dokter Terawan

SBY Buka Suara soal Metode Cuci Otak Dokter Terawan

News | Senin, 09 April 2018 | 08:53 WIB

SBY Ingatkan Para Pemimpin Tak Boleh Saling Bermusuhan

SBY Ingatkan Para Pemimpin Tak Boleh Saling Bermusuhan

News | Sabtu, 07 April 2018 | 06:43 WIB

Terkini

Anak Rentan jadi Target Utama Perekrutan Kelompok Radikal di Ruang Digital

Anak Rentan jadi Target Utama Perekrutan Kelompok Radikal di Ruang Digital

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 19:35 WIB

Jokowi dan Ajudan Pastikan Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo Besok

Jokowi dan Ajudan Pastikan Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo Besok

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:35 WIB

Wastra Nusantara Jadi Identitas Modest Fashion Indonesia, Siap Tembus Pasar Global

Wastra Nusantara Jadi Identitas Modest Fashion Indonesia, Siap Tembus Pasar Global

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 19:32 WIB

Usai Penggerebekan Narkoba, Bangunan Liar di Kampung Bahari Dibongkar

Usai Penggerebekan Narkoba, Bangunan Liar di Kampung Bahari Dibongkar

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 19:28 WIB

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:28 WIB

Soroti Retaknya Hubungan Elite Politik, Prabowo Didesak Bongkar Aktor Intelektual Kasus Penyadapan

Soroti Retaknya Hubungan Elite Politik, Prabowo Didesak Bongkar Aktor Intelektual Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:26 WIB

Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya

Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:25 WIB

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:24 WIB

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:23 WIB

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:22 WIB

×