Pidato, SBY Ungkit Perannya Lahirkan UU Keistimewaan Yogyakarta

Reza Gunadha

Senin, 09 April 2018 | 20:11 WIB
Pidato, SBY Ungkit Perannya Lahirkan UU Keistimewaan Yogyakarta
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi e-KTP di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyinggung keberhasilannya melahirkan Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam pelantikan pengurus DPD/DPC Partai Demokrat se-DIY di Jogja Expo Center, Senin (9/4/2018).

"Saya bersyukur ke hadirat Tuhan, Allah SWT karena ketika saya memimpin Indonesia menjadi presiden, sejak kita merdeka, kita bisa menerbitkan Undang-Undang (UU) tentang Keistimewaan DIY," kata SBY seperti diberitakan Antara.

Menurut dia, lahirnya UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY itu melalui proses penggodokan yang panjang serta tidak luput dari campur tangannya.

UU Keistimewaan yang berisi 16 bab dan 51 pasal itu mengatur lima aspek keistimewaan. Antara lain mekanisme pengisian jabatan kepala daerah DIY dengan penetapan di DPRD, kelembagaan pemerintah DIY, bidang pertanahan, kebudayaan serta tata ruang DIY.

"Di tangan kader Partai Demokrat yang bernama SBY setelah melalui penggodokan yang panjang akhirnya lahir UU yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat DIY," kata dia.

SBY mengklaim, lahirnya UU Keistimewaan itu, menjadi bukti bahwa dirinya memiliki perhatian khusus kepada kesejahteraan dan kemajuan masyarakat DIY.

"Ini bukti bahwa saya pribadi kader Partai Demokrat memberikan perhatian penuh serta memikirkan desain struktur tatanan pemerintahan yang berlaku di DIY dalam bentuk Undang-Undang," tuturnya.

SBY meminta seluruh kader Partai Demokrat di DIY mampu mengawal serta membantu pemerintah daerah setempat mengimplementasikan amanat yang tertuang dalam UU tersebut.

"Wajib hukumnya bagi kader Partai Demokrat, ketika kader utamanya menjadi presiden melahirkan UU Keistimewaan ini, untuk mengawal. Membantu pemerintah daerah ini agar UU itu membawa berkah dan mengubah keadaan," jelasnya.

baca juga

Dalam acara pelantikan pengurus DPD dan DPC se-DIY, SBY hadir didampingi istri, Ani Yudhoyono, kedua puteranya Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, serta jajaran pengurus DPP Partai Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Buka Suara soal Metode Cuci Otak Dokter Terawan

SBY Buka Suara soal Metode Cuci Otak Dokter Terawan

News | Senin, 09 April 2018 | 08:53 WIB

Kenangan SBY Saat Bertugas Jadi Prajurit di Yogyakarta

Kenangan SBY Saat Bertugas Jadi Prajurit di Yogyakarta

News | Senin, 09 April 2018 | 05:40 WIB

SBY Ingatkan Para Pemimpin Tak Boleh Saling Bermusuhan

SBY Ingatkan Para Pemimpin Tak Boleh Saling Bermusuhan

News | Sabtu, 07 April 2018 | 06:43 WIB

Disindir SBY soal Baliho, Cak Imin Santai

Disindir SBY soal Baliho, Cak Imin Santai

News | Kamis, 05 April 2018 | 19:14 WIB

Masih Bersafari, Demokrat Belum Pasti Ikut Koalisi Poros Ketiga

Masih Bersafari, Demokrat Belum Pasti Ikut Koalisi Poros Ketiga

News | Selasa, 03 April 2018 | 22:45 WIB

Terkini

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:15 WIB

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:13 WIB

×