Politikus Gerindra Ini Meminta Diperiksa KPK di Korupsi e-KTP

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 23 April 2018 | 15:39 WIB
Politikus Gerindra Ini Meminta Diperiksa KPK di Korupsi e-KTP
Situasi di dalam Gedung Merah Putih, kantor baru KPK yang belum lama ini baru mulai dipergunakan di Jakarta, Minggu (19/2/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Politikus Gerindra Djamal Aziz berharap dapat segera diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat politikus Golkar Markus Nari sebagai tersangka.

Tim penyidik sebenarnya telah memanggil Djamal Aziz untuk diperiksa, Jumat (13/4/2018), tapi mantan Politikus Hanura itu meminta untuk diperiksa pada Senin (16/4/2018).

Namun, selama sepekan kemarin, tim penyidik belum kembali memanggil Djamal Aziz. Hal ini membuat Djamal Aziz mendatangi Gedung KPK, Jakarta pada Senin (23/4/2018) untuk meminta kepastian jadwal pemeriksaannya.

"Saya itu berharap (diperiksa) minggu ini, tapi belum ditelpon jadi ya sudah saya menunggu reschedule, datang kesini saya tanya kapan saya dipanggil," katanya di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Namun, kedatangan lelaki yang disebut sebagai salah satu orang yang turut menekan Miryam S Haryani untuk mencabut berkas acara pemeriksaan (BAP) belum mendapatkan jawaban terkait kapan waktunya dia diperiksa.

Inisiatif kedatangannya ke KPK pun sebab dia tak ingin disebut mangkir jika tak memenuhi panggilan penyidik.

"Saya kalau ada acara di luar kota atau lainnya kamu-kamu paling pintar kalau menulisnya 'pak Jamal mangkir'," katanya.

Sejauh ini, Djamal mengaku baru diperiksa satu kali sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Markus Nari. Saat dipanggil tim penyidik untuk kembali diperiksa, Djamal kerap meminta pemeriksaannya untuk dijadwalkan ulang. Setidaknya, Djamal sudah dua kali mendatangi Gedung KPK untuk meminta penjadwalan ulang tersebut.

"Saya baru sekali diperiksa untuk Markus Nari," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanggapi Mahfud MD, Fadli Zon: Kami Tak Dukung Penista Agama

Tanggapi Mahfud MD, Fadli Zon: Kami Tak Dukung Penista Agama

News | Senin, 23 April 2018 | 12:28 WIB

Sandiaga: Gerindra Pernah Bahas Jadikan Prabowo Wakil Jokowi

Sandiaga: Gerindra Pernah Bahas Jadikan Prabowo Wakil Jokowi

News | Sabtu, 21 April 2018 | 22:12 WIB

Gerindra Tolak Pembangunan Bandara Kulon Progo

Gerindra Tolak Pembangunan Bandara Kulon Progo

Bisnis | Sabtu, 21 April 2018 | 13:34 WIB

Ibarat Nikah, Gerindra Sebut Prabowo Sudah Ijab Kabul Maju Capres

Ibarat Nikah, Gerindra Sebut Prabowo Sudah Ijab Kabul Maju Capres

News | Sabtu, 21 April 2018 | 13:21 WIB

Siapapun Cawapres Prabowo, PKS Tetap Bersama Gerindra

Siapapun Cawapres Prabowo, PKS Tetap Bersama Gerindra

News | Sabtu, 21 April 2018 | 10:36 WIB

Terkini

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB