Hujan Guyur Bogor Seharian, 4 Rumah Warga Rusak

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 April 2018 | 00:58 WIB
Hujan Guyur Bogor Seharian, 4 Rumah Warga Rusak
Hujan deras yang melanda wilayah Kota Bogor, Jawa Barat sejak Senin (23/4/2018) pagi membuat sejumlah rumah warga rusak dan terdampak bencana longsor. (suara.com/Rambiga)

Suara.com - Hujan deras yang melanda wilayah Kota Bogor, Jawa Barat sejak Senin (23/4/2018) pagi membuat sejumlah rumah warga rusak dan terdampak bencana longsor. Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Achmad Maulana mengatakan ada 4 rumah warga rusak dari 5 titik bencana di wilayah Kota Bogor.

"Total bangunan warga yang rusak ada 4, mayoritas rusak atap dan dindingnya ambruk karena intensitas hujan dan longsor," kata Achmad, Senin (23/4/2018).

Achmad menambahkan kejadian pertama terjadi di salah satu rumah warga di Kampung Batakal, RT 03 RW 10, Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor sekitar pukul 08.30 pagi tadi.

"Satu rumah warga yang terdiri dari 7 jiwa rusak di bagian atapnya karena hujan dan angin. Tidak ada korban jiwa atau luka, hanya meteri saja," tambahnya.

Kemudian, kejadian kedua terjadi di Kampung Anyar, RT 03 RW 06, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor sekitar pukul 10.00 WIB.

"Di wilayah ini terjadi tanah longsor sepanjang 9 meter dengan tinggi 2,5 meter. Kejadian ini juga tidak menimbulkan korban, hanya saja satu rumah warga yang ada di atasnya terancam longsor," jelas Achmad.

Kejadian ketiga terjadi di Kampung Bojong Enyod, RT 03 RW 03, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

"Satu rumah warga ambruk di bagian atap dapur dan kamar mandinya karena hujan dan memang sudah lapuk. Tidak ada korban luka, hanya peralatan dapur rusak karena tertimpa material bangunan," ujarnya.

Kemudian, kejadian keempat terjadi di Kampung Kedung Halang Sentral, Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

baca juga

"Ada pergeseran tanah karena intensitas hujan yang tinggi. Satu rumah warga atas nama Aprikyandi ambruk di bagian dinding kamarnya. Tidak ada korban, penghuninya harus mengungsi," paparnya.

Terakhir, hujan deras membuat satu rumah warga di Kampung Cimahpar Pakauman, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ambruk di bagian atap dan dindingnya sekitar pukul 12.00 WIB.

"Selain karena intensitas hujan tinggi, bangunannya memang sudah tidak kuat sehingga ambruk di bagian dapur dan kamar. Semua kejadian tidak menimbulkan korban luka atau jiwa, hanya materi," ujar Achmad.

Achmad mengimbau agar masyarakat untuk selalu berhati-hati terutama yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir jika kondisi cuaca sedang diguyur hujan lebat dengan durasi yang cukup lama.

"Kami imbau masyarakat yamg tinggal di daerah tebingan atau bantaran kali untuk waspada saat kondisi hujan yang cukup lama. Lebih baik mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman," pungkasnya. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semangka Berbahaya, Disperindag Bogor Tuding Pedagang Tak Teliti

Semangka Berbahaya, Disperindag Bogor Tuding Pedagang Tak Teliti

News | Sabtu, 21 April 2018 | 14:18 WIB

Semangka Berpengawet dan Pewarna Berbahaya Ditemukan di Bogor

Semangka Berpengawet dan Pewarna Berbahaya Ditemukan di Bogor

News | Sabtu, 21 April 2018 | 11:09 WIB

Kepala BNPB: 4 Juta Orang Tinggal di Kawasan Rawan Tsunami

Kepala BNPB: 4 Juta Orang Tinggal di Kawasan Rawan Tsunami

News | Minggu, 15 April 2018 | 10:05 WIB

Minta Jalur Puncak II Dibangun, Pemkab Bogor Bujuk Pemrov DKI

Minta Jalur Puncak II Dibangun, Pemkab Bogor Bujuk Pemrov DKI

News | Selasa, 03 April 2018 | 18:29 WIB

Sering Longsor, Cianjur Razia Izin Bangunan di Kawasan Puncak

Sering Longsor, Cianjur Razia Izin Bangunan di Kawasan Puncak

News | Minggu, 01 April 2018 | 16:52 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×