Atasi Banjir Rancaekek, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai

Vania Rossa, Lili Handayani

Sabtu, 28 April 2018 | 06:24 WIB
Atasi Banjir Rancaekek, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai
Normalisasi sungai untuk atasi banjir di Rancaekek.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande, serta perbaikan drainase jalan untuk mengatasi banjir di Kawasan Rancaekek, tepatnya di Jalan Raya Cileunyi – Nagrek.

Kawasan Rancaekek yang merupakan kawasan industri di Bandung Tenggara menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Banjir mengakibatkan terhentinya roda perekonomian daerah tersebut akibat terputusnya lalu lintas.

Apabila hujan deras, Sungai Cikijing dan Cimande yang mengapit ruas jalan tersebut sering melimpas dan mengakibatkan banjir, terlebih kawasan tersebut merupakan cekungan. Penyebab lainnya adalah kondisi drainase jalan yang kurang memadai.

“Sungai Cikijing menyempit akibat sedimentasi dari erosi di bagian hulu dan alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman. Normalisasi Sungai Cikijing dilakukan dengan memperlebar sungai dari 4 meter menjadi 24 meter sepanjang 6,7 km. Selain itu, dilakukan pengerukan sedimen sehingga kapasitasnya bertambah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan persnya, Jumat (27/4/2018).

Selain itu juga dibangun sebanyak 16 unit gorong-gorong (box culvert), pembangunan jembatan, perkuatan tebing sungai, dan pembangunan jalan inspeksi.

Normalisasi sungai untuk atasi banjir di Rancaekek.

Dalam pelaksanaan normalisasi dilakukan pembebasan lahan dimana sudah dilakukan verifikasi, musyawarah, dan akan dilakukan proses pembayaran. Kementerian PUPR menyediakan anggaran pengadaan tanah sebesar Rp60 miliar. Progres pekerjaan hingga 22 April 2018 mencapai 5,5 persen atau lebih cepat dari progres rencana sebesar 1,1 persen.

Anggaran untuk normalisasi Sungai Cikijing sebesar Rp84,1 miliar dan ditargetkan selesai Agustus 2018. Sementara untuk normalisasi Sungai Cimande dianggarkan Rp90 miliar untuk penanganan sepanjang 9,4 km dimana sudah dikerjakan 1,7 km. Selain Sungai Cikijing, juga terdapat anak Sungai Cikijing yang melewati kawasan PT. Kahatex yang kerap meluap. Untuk itu, dibuat sudetan yang dikerjakan dan dibiayai oleh PT. Kahatex dengan rekomendasi desain dari Kementerian PUPR.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT. Kahatex yang turut berperan aktif dalam upaya mengurangi risiko banjir di Rancaekek sesuai dengan perintah Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bila normalisasi sungai selesai dan drainase sudah diperbaiki, Insya Allah bisa mengurangi banjir di kawasan Rancaekek,” jelas Menteri Basuki.

Selain Sungai Cikijing dan Cimande, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum juga melakukan normalisasi terhadap dua anak Sungai Citarum lainnya, yakni Sungai Cikeruh dan Sungai Citarum Hulu untuk mengurangi banjir di kawasan Bandung Selatan.

Normalisasi sungai untuk atasi banjir di Rancaekek.

Menteri Basuki mengatakan selain kawasan Rancaekek, penanganan juga dilakukan di beberapa titik langganan banjir lainnya yakni Dayeuhkolot dan Baleendah. Salah satunya membangun kolam retensi Cieunteung untuk menampung debit banjir Sungai Citarum sehingga mengurangi tinggi dan luas genangan di Dayeuhkolot dan Baleendah.

Kolam retensi seluas 8,7 ha mampu menampung 220 ribu m3 dengan 3 pompa pengendali banjir berkapasitas 3,5 m3/detik dan 1 pompa harian berkapasitas 1,5 m3/detik.

Kementerian PUPR juga membangun 2 terowongan air (tunnel) Nanjung di Kecamatan Margaasih yang mampu mengalirkan debit 469 m3/detik sehingga aliran air dari Sungai Citarum ke Curug Jompong lebih lancar sehingga mengurangi banjir di Baleendah. Terowongan dibangun masing-masing sepanjang 230 meter dengan diameter 8 meter. Biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 360 miliar dengan masa konstruksi 2017-2019.

Dalam kunjungan ke Kawasan Rancaekek, Menteri Basuki didampingi oleh Irjen Rildo Ananda Anwar, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VI, Kepala BBWS Citarum Yudha Mediawan dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akses Cianjur-Bandung Lumpuh, Ratusan Rumah Kebanjiran

Akses Cianjur-Bandung Lumpuh, Ratusan Rumah Kebanjiran

News | Kamis, 26 April 2018 | 21:11 WIB

Kerugian Akibat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2017 Rp 30 Triliun

Kerugian Akibat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2017 Rp 30 Triliun

News | Kamis, 26 April 2018 | 17:51 WIB

Kementerian PUPR Resmikan Rusun Khusus Lansia di Cibubur Jaktim

Kementerian PUPR Resmikan Rusun Khusus Lansia di Cibubur Jaktim

Bisnis | Selasa, 24 April 2018 | 09:39 WIB

Terkini

BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Lombok, Termasuk Gelaran MotoGP Mandalika

BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Lombok, Termasuk Gelaran MotoGP Mandalika

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Duet Bareng Adik, Pangeran Lantang Jajal Dunia Tarik Suara Lewat Lagu Cerita

Duet Bareng Adik, Pangeran Lantang Jajal Dunia Tarik Suara Lewat Lagu Cerita

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Merayakan Usia 23 Tahun: Belajar Merangkul Sepi dari Penulis 'Days at the Morisaki Bookshop'

Merayakan Usia 23 Tahun: Belajar Merangkul Sepi dari Penulis 'Days at the Morisaki Bookshop'

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun, Prabowo Sebut Satgas PKH Hadapi Perlawanan Kuat dari Koruptor

Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun, Prabowo Sebut Satgas PKH Hadapi Perlawanan Kuat dari Koruptor

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:36 WIB

BRI Peduli Yok Kita Gas Hadirkan Aksi Nyata Atasi Sampah Dalam Gelaran MotoGP Mandalika

BRI Peduli Yok Kita Gas Hadirkan Aksi Nyata Atasi Sampah Dalam Gelaran MotoGP Mandalika

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:36 WIB

BRI Jadikan Pengelolaan Sampah Bagian dari Edukasi Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan

BRI Jadikan Pengelolaan Sampah Bagian dari Edukasi Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:30 WIB

5 HP Murah yang Sudah Dibekali Kamera OIS dan NFC, Performa Mantap!

5 HP Murah yang Sudah Dibekali Kamera OIS dan NFC, Performa Mantap!

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:25 WIB

3 Parfum Heaven Scent yang Wanginya Elegan Mirip Parfum High End Sesua Review

3 Parfum Heaven Scent yang Wanginya Elegan Mirip Parfum High End Sesua Review

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Bintangi Hunger Ghost Festival, Andy Arfian Ungkap Pengalaman Syuting

Bintangi Hunger Ghost Festival, Andy Arfian Ungkap Pengalaman Syuting

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Somasi Tak Dijawab, PBNU Bakal Laporkan 3 Orang soal Tudingan Dana Korupsi Muktamar ke Mabes Polri

Somasi Tak Dijawab, PBNU Bakal Laporkan 3 Orang soal Tudingan Dana Korupsi Muktamar ke Mabes Polri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:20 WIB

×