Aksi #2019GantiPresiden, Sandi Ingatkan Aturan yang Diteken Ahok

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 30 April 2018 | 12:00 WIB
Aksi #2019GantiPresiden, Sandi Ingatkan Aturan yang Diteken Ahok
Warga yang menggunakan kaus "Dia Sibuk Kerja" bertemu dengan warga yang menggunakan kaus "2019 Ganti Presiden" bertemu ketika berlangsung Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/4). Aksi tersebut sempat dihiasi bentrokan kecil antar dua kubu. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno memastikan larangan kegiatan berpolitik di ajang Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) masih berlaku. Aturan itu ditandatangani era Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Larangan kegiatan berpolitik di CFD kata Sandiaga sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016, tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (KBKB).

"Masih (berlaku) dong. Pergubnya kan sudah ditandatangan Pak Basuki," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Sandiaga menuturkan ketika masa kampanye Pilkada Jakarta 2017 lalu, dirinya dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan itu tak pernah melakukan kegiatan politik atau berkampanye di CFD.

"Saya saja waktu pilkada, kami nggak pernah bikin kegiatan di sana nggak bisa itu," kata dia.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra pun menyarankan seharusnya di ajang CFD, melakukan kegiatan positif seperti ajakan membersihkan kali, pulau, hingga Monas.

"Dan harusnya di channel rasa mendukung satu pemilihan politik atau apapun dengan kegiatan yang positif. Misalnya bersihin kali lah, tuh masih banyak. Bersihin air ikut sama saya ke Pulau Tidung tanggal 4,5 sama 6 (Mei) bersihin Pulau Tidung. gitu dong kalau mau keren bersihin Monas," tandasnya.

Sebelumnya, sebuah video viral terekam kelompok berkaos #2019GantiPresiden diduga mengintimidasi kelompok relawan Joko Widodo berkaos #DiaSibukKerja. Dalam video itu yang diduga mengintimidasi itu terjadi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018) pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaet Veronica Tan, Sam Aliano Klaim Dapat Serangan dari Parpol

Gaet Veronica Tan, Sam Aliano Klaim Dapat Serangan dari Parpol

News | Senin, 30 April 2018 | 10:00 WIB

Sandiaga Uno: Sekber Gerindra PKS adalah Rumah Rakyat

Sandiaga Uno: Sekber Gerindra PKS adalah Rumah Rakyat

News | Sabtu, 28 April 2018 | 06:44 WIB

Sandiaga Uno: Eselon II Lagi Harap-harap Cemas

Sandiaga Uno: Eselon II Lagi Harap-harap Cemas

News | Jum'at, 27 April 2018 | 18:18 WIB

Gandeng Veronica Tan Jadi Cawapres, Sam Aliano Dinilai Jitu

Gandeng Veronica Tan Jadi Cawapres, Sam Aliano Dinilai Jitu

News | Jum'at, 27 April 2018 | 18:15 WIB

Akan Dipanggil Ombudsman, Ini Kata Anies Baswedan

Akan Dipanggil Ombudsman, Ini Kata Anies Baswedan

News | Jum'at, 27 April 2018 | 18:04 WIB

Terkini

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:02 WIB