Massa 2019 Ganti Presiden Persekusi Anak Susi Melalui Twitter

Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 30 April 2018 | 19:49 WIB
Massa 2019 Ganti Presiden Persekusi Anak Susi Melalui Twitter
Susi Ferawati, korban persekusi melapor ke Polda Metro Jaya terkait tindakan intimidasi yang diduga dilakukan massa berkaus #2019GantiPresiden saat berkumpul di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Susi Ferawati, ternyata tak hanya mengalami aksi perundungan saat menghadiri aksi jalan santai relawan berkaus #DiaSibukKerja di area Car Free Day pada Minggu (29/4) akhir pekan lalu.

Susi juga ternyata turut menjadi sasaran persekusi di media sosial. Susi mengakui kaget ketika melihat tuduhan di medsos, bahwa Susi dan kedua anak kandungnya yang ikut menggunakan kaus #DiaSibukKerja disebut-sebut sengaja merekayasa.

"Saya sempat baca di media sosial, bahwa saya disangka berakting. Saya tegaskan, tidak sama sekali. Ini benar kejadian yang saya alami bersama anak saya di bundaran HI," kata Susi seusai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Senin (30/4/2018).

Menurutnya, sejak video aksi perundungan itu viral di medsos, kedua anak yang bersama Susi juga disangka sebagai anak sewaan.

Dia mengakui, tindakan intimidasi yang dilakukan sebagian massa #2019GantiPresiden itu benar-benar terjadi.

"Benar-benar saya sampaikan ini anak saya. Jadi bukan jangan kalian kira itu anak sewaan, tidak. Saya pernah baca itu di medsos bahwa saya bersandiwara," tuturnya.

Dia mengungkapkan, alasan dirinya ikut jalan santai relawan Jokowi sekaligus ingin mengajak kedua anak kandungnya berjalan-jalan sambil berolahraga di akhir pekan.

"Saya seorang diri saya hanya ikut saja kegiatan itu, saya berekreasi, saya foto-foto kok di Bundaran HI sama anak saya," kata Susi.

Buntut dari peristiwa itu, Susi membuat dua laporan berbeda di Polda Metro Jaya. Perihal aksi perundungan di medsos itu, Susi pun melaporkan pemilik akun Twitter @Netizentofa dengan Pasal 27 ayat 4 Juncto Pasal 45 ayat 4 Undang Undang RI Nomor 19 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ketua Umum Komunitas Cyber Indonesia Muannas Alaiddid yang melakukan pendampingan terhadap Susi menyampaikan, alasan pemilik akun Twitter itu turut dilaporkan ke polisi karena dianggap melakukan pengancaman melalui tulisan yang diunggah.

"Itu kalau netizentofa. Itu karena dia menyebarkan di Twitter yang intinya, kata-katanya itu adalah 'ibunya harus paham situasinya kalau tidak  mau ribut, copot kausnya biar anaknya tenang'. Itu masih ada tweetnya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Susi Dipersekusi Massa 2019 Ganti Presiden di Depan Anaknya

Kisah Susi Dipersekusi Massa 2019 Ganti Presiden di Depan Anaknya

News | Senin, 30 April 2018 | 19:00 WIB

Persekusi #2019GantiPresiden, Susi: Anak Saya Sangat Ketakutan

Persekusi #2019GantiPresiden, Susi: Anak Saya Sangat Ketakutan

News | Senin, 30 April 2018 | 18:10 WIB

Mencekam, Susi Ceritakan Persekusi Massa 2019 Ganti Presiden

Mencekam, Susi Ceritakan Persekusi Massa 2019 Ganti Presiden

News | Senin, 30 April 2018 | 17:54 WIB

Nahrawardaya Beberkan Kejadian #2019GantiPresiden di Car Free Day

Nahrawardaya Beberkan Kejadian #2019GantiPresiden di Car Free Day

News | Senin, 30 April 2018 | 15:01 WIB

Fadli Zon Tak Percaya Massa 2019 Ganti Presiden Intimidasi Warga

Fadli Zon Tak Percaya Massa 2019 Ganti Presiden Intimidasi Warga

News | Senin, 30 April 2018 | 14:59 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB