Senyum dan Kecupan Lembut Setya Novanto untuk Deisti

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 03 Mei 2018 | 21:42 WIB
Senyum dan Kecupan Lembut Setya Novanto untuk Deisti
Istri terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor menghadiri sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (13/12/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan merintangi penyidikan kasus e-KTP oleh terdakwa Fredrich Yunadi, Kamis (3/5/2018).

Dalam sidang beragendakan pemeriksaan saksi ini, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menghadirkan tiga orang saksi.

Mereka adalah Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto dan istrinya Deisti Astriany Tagor, serta  dokter Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Glen Sherwin Dunda.

Uniknya, dalam persidangan ini, Setnov dan istrinya kembali mempertunjukkan romantisme cinta mereka.

Kejadian itu terjadi ketika majelis hakim sedang membacakan identitas diri dari tiga orang saksi tersebut.

Saat Ketua Majelis Hakim Syaifuddin Zuhri membacakan identitas saksi dokter Glen, Setnov dan Deisti tampak santai. Keduanya memanfaatkan momen tersebut untuk saling pandang dan berbagi senyum.

Tampak wajah Setnov menoleh ke arah kiri, tempat Deisti duduk. Pada saat bersamaan, Deisti menoleh ke sebelah kanan, ke Setnov. Keduanya saling tersenyum.

Namun, kejadian tersebut hanya terjadi sekejap, karena keduanya harus mengarahkan pandangan ke arah majelis hakim yang akan membacakan identitas keduanya.

Tak lama setelah itu, keduanya langsung keluar dari ruangan sidang, karena yang terlebih dahulu memberikan keterangan adalah dokter Glen. Setelah dokter Glen, disusul oleh Deisti dan terakhir adalah Setnov sendiri.

Untuk diketahui, Setnov dan Deisti kerap terlihat romantis saat proses persidangan di Pengadilan Tipikor.

Kali pertama romantisme hubungan cinta keduanya terungkap, ketika Setnov diperiksa sebagai terdakwa dalam kasus korupsi e-KTP.

Saat itu, Setnov menceritakan kembali apa yang disampaikan istrinya ketika sudah berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Setnov mengatakan, saat dipindahkan ke RS Cipto Mangunkusumo, dirinya dalam kondisi tak sadar. Karenanya, ia tak tahu sudah dipindahkan. Beruntung ia diingatkan oleh Deisti yang memanggilnya dengan panggilan “sayang.”

 "Saya tahu-tahu sudah di rumah sakit lain. Pas di rumah sakit, saya sore-sore itu, antara jam 4 atau berapa, yang ingatkan saya, ya istri, '(sa)yang kamu sudah ada di RSCM, kamu lama pingsan'," cerita Setnov.

Majelis hakim sontak tersenyum mendengar jawaban Setnov tersebut. "Yang? Masih romantis juga ya," tanya hakim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setnov Mau Bantu KPK Sibak Keterlibatan Pramono dan Puan Maharani

Setnov Mau Bantu KPK Sibak Keterlibatan Pramono dan Puan Maharani

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 17:50 WIB

Terungkap, Pesan Setnov ke Istri dan Anak-anak saat Diburu KPK

Terungkap, Pesan Setnov ke Istri dan Anak-anak saat Diburu KPK

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 16:18 WIB

Dipenjara 15 Tahun, Setya Novanto Akan Jadi Anak Kost dan Santri

Dipenjara 15 Tahun, Setya Novanto Akan Jadi Anak Kost dan Santri

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 14:46 WIB

Ikhlas Dibui 15 Tahun, Setya Novanto Cuma Ingin 'Cooling Down'

Ikhlas Dibui 15 Tahun, Setya Novanto Cuma Ingin 'Cooling Down'

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 14:39 WIB

Pindah ke Rutan Cipinang, Fredrich Yunadi: Enak di Rumah Sendiri

Pindah ke Rutan Cipinang, Fredrich Yunadi: Enak di Rumah Sendiri

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 14:07 WIB

Terkini

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB