Pindah ke Rutan Cipinang, Fredrich Yunadi: Enak di Rumah Sendiri

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Kamis, 03 Mei 2018 | 14:07 WIB
Pindah ke Rutan Cipinang, Fredrich Yunadi: Enak di Rumah Sendiri
Fredrich Yunadi menunjukkan bakpao dalam persidangan kasusnya, perintangan penyidikan KPK terhadap kasus korupsi e-KTP Setya Novanto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (12/4/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Terdakwa kasus dugaan merintangi penyidikan kasus e-KTP Fredrich Yunadi, telah dipindahkan ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (2/5/2018).

Pasalnya, setiap kali menjalani persidangan, mantan Pengacara Setya Novanto tersebut selalu mengeluhkan pelayanan petugas Rutan KPK kepada majelis hakim.

Setelah semalam tinggal di Rutan yang baru, Fredrich menceritakan pengalamannya. Dia mengakui sempat tinggal bersama narapidana di Rutan Cipinang.

"Pada hari pertama di Cipinang, saya masih ditaruh di penampungan, sebelum napi dipindah. Saya ikuti prosedur, kalau penampungan kan dicampur, kalau yang baru masuk kan memang masuk di penampungan," katanya di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).

Fredrich sebelumnya mengeluh selama ditahan di Rutan cabang KPK. Kepada majelis hakim Fredrich, mengklaim diperlakukan tidak manusiawi oleh KPK/

Dia mengatakan, petugas Rutan KPK pernah menyita obat yang dibelinya memakai uang pribadi. Padahal, obat tersebut sangat penting untuk menekan rasa cemas.

Fredrich lantas membandingkan pelayanan di Rutan Cipinang dengan Rutan cabang KPK.

"Di sana (Rutan Cipinang) memang lebih profesional, kan beda dengan amatir," kata Fredrich.

Kendati demikian, Fredrich menyadari menetap di rutan apa pun tidak seenak di rumah. Akan tetapi, dirinya tak lagi ingin ditahan di Rutan cabang KPK.

baca juga

"Masalahnya begini, semua itu kan pihak keamanan dari rutan. Kalau saya tidak melanggar aturan atau mencari gara-gara, tentu tak terjadi apa-apa. Buat saya kan yang paling baik ditahan di rumah. Rutan apa pun kan tak baik, mau itu semewah apa pun paling bagus surga saya itu ya rumah saya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkait Korupsi Gedung IPDN, KPK Kembali Garap Gamawan Fauzi

Terkait Korupsi Gedung IPDN, KPK Kembali Garap Gamawan Fauzi

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 12:10 WIB

KPK Akan Eksekusi Setya Novanto ke Lapas Sukamiskin

KPK Akan Eksekusi Setya Novanto ke Lapas Sukamiskin

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 02:15 WIB

Terus Mengeluh, KPK Pindahkan Fredrich Yunadi ke Rutan Cipinang

Terus Mengeluh, KPK Pindahkan Fredrich Yunadi ke Rutan Cipinang

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 19:33 WIB

KPK Tak Percaya Calon Kepala Daerah Tak Punya Mobil dan Rumah

KPK Tak Percaya Calon Kepala Daerah Tak Punya Mobil dan Rumah

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 16:18 WIB

KPK Diminta Jerat Korporasi yang Terlibat Korupsi e-KTP

KPK Diminta Jerat Korporasi yang Terlibat Korupsi e-KTP

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 14:46 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×