Pakar Pendidikan: Ajak Anak Membom, Orangtua Berpikiran Sempit

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 18 Mei 2018 | 03:09 WIB
Pakar Pendidikan: Ajak Anak Membom, Orangtua Berpikiran Sempit
Sejumlah sepeda motor terbakar sesaat setelah terjadi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Ledakan terjadi di tiga lokasi di Surabaya, yakni di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, pada waktu yang hampir bersamaan [AFP]

Suara.com - Pakar pendidikan Arief Rachman menilai bahwa orangtua yang melibatkan anak-anak untuk melakukan suatu kejahatan terorisme dianggap sangat keji dan mencerminkan berfikir terlalu pendek.

"Sejak usai dini, anak-anak ini diajarkan berfikir pendek. Paham yang ditanamkan, iming-iming lakukan teror dianggap benar dan dihitung sebagai pahala," kata Arief, di Kota Bogor, Kamis (17/5/2018).

Selain itu, lanjut Arief, jalan pintas yang dipilih untuk melibatkan keluarga dalam melakukan teror karena orangtua tidak ingin anaknya kelak menjadi cemooh dengan memyandang status anak seorang teroris.

"Dari pada nanti ke depannya anak-anak mereka akan sulit diterima masyarakat, kenapa tidak sekalian saja satu keluarga diajak untuk teror," tambah Arief.

Seharusnya, pendidikan yang benar kepada anak yakni menumbuhkan optimisme dalam menata masa depan. Pendidikan orangtua yang baik seharusnya dapat menciptakan suasana yang menyenangkan, juga emosional serta intelektual yang baik.

"Dari sisi kejiwaan, tindakan orang ikut terlibat melakukan teror disebabkan kebutuhan ekonomi. Orang yang pesimis akan kecukupan kebutuhan materi sehingga ia merasa marah," paparnya.

Menurutnya, para pelaku teror cenderung melakukan kejahatan terorisme hanya agar disegani meskipun harus mengorbankan nyawa sendiri. Hal tersebut mencerminkan sikap orang yang berfikir pendek.

"Berpikir sempit dan pendek. Mereka kira bisa dilakukan perubahan dengan melakukan itu (teror), padahal tidak mungkin. Perubahan bisa dilakukan menurut saya lewat proses dan proses itu mendidik serta harus sabar. Orang (melakukan) teror itu tanda kalau nggak sabar, inginya cepat," tutup Arief. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontras: Koopsusgab TNI Hanya Memperkeruh Suasana

Kontras: Koopsusgab TNI Hanya Memperkeruh Suasana

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 22:00 WIB

Teror Bom Beruntun, Indonesia Yakin Travel Advice Cepat Dicabut

Teror Bom Beruntun, Indonesia Yakin Travel Advice Cepat Dicabut

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 19:23 WIB

Politisi PKS Takut TNI di Luar Batas Jika Tak Diatur UU Terorisme

Politisi PKS Takut TNI di Luar Batas Jika Tak Diatur UU Terorisme

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 19:17 WIB

LSM Minta HAM Tak Dijadikan Penghambat Penanganan Terorisme

LSM Minta HAM Tak Dijadikan Penghambat Penanganan Terorisme

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 18:50 WIB

Delapan Teroris di Riau Masih Satu Keluarga

Delapan Teroris di Riau Masih Satu Keluarga

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 18:03 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×