Penjualan Saham Bir Delta Ditolak 3 Fraksi di DPRD DKI Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 18 Mei 2018 | 16:51 WIB
Penjualan Saham Bir Delta Ditolak 3 Fraksi di DPRD DKI Jakarta
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Gembong Warsono [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta memutuskan melepas kepemilikan 26,25 persen saham di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jakarta Gembong Warsono mengaku belum menemukan alasan yang tepat terkait langkah pemprov tersebut.

Pasalnya kata Gembong, pemprov saat ini memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang cukup besar yakni sebesar Rp 77 Triliun.

"Nggak masuk akal, memang DKI kekurangan duit apa sampai jual begitu? Kalau kita jual itu kesannya kita nggak punya duit. Padahal DKI duitnya banyak, masih ada cara lain memaksimalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)," ujar Gembong saat dihubungi wartawan, Jumat (18/5/2018).

Gembong menuturkan fraksinya akan mengkaji langkah Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno yang melakukan divestasi kepemilikan saham pemprov di PT Delta Djakarta.

"(Kami) akan mengaji ini, alasan terkait rencana divestasi saham Angker Bir yang nantinya akan disampaikan melalui pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna," kata dia.

Hal yang senada juga dikatakan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Provinsi Jakarta Bestari Barus. Ia mengaku tak sependapat dengan langkah Pemprov Jakarta. Bestari menuturkan rencana melepas saham di PT Delta Djakarta tersebut belum pasti karena belum ada pembahasan di DPRD.

"Belum jelas (keputusan melepas saham) karena belum dikomunikasikan dengan DPRD," ucap Bestari saat dihubungi.

Tak hanya itu, Bestari meminta Pemprov Jakarta memberikan alasan yang jelas terkait pelepasan saham. Kemungkinan besar DPRD Jakarta tak menyetujui langkah Anies-Sandiaga tersebut.

"Harus jelas dulu alasannya, Kalau alasannya nggak jelas, maka saya nggak akan setujui. Sangat besar kemungkinannya (DPRD tak setuju)," tutur dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jakarta Prabowo Sunirman meminta Anies-Sandiaga memikirkan ulang terkait langkah melepas saham di PT Delta Djakarta. Pasalnya kata Prabowo, dengan tidak melepas kepemilikan saham yang ada di PT Delta Djakarta, Pemprov dapat mengawasi peredaran minuman keras dari produsen.

"Pemda dapat memonitor besarnya peredaran minuman keras khususnya bir, karena pemda sebagai pemegang saham bisa melakukan kontrol," ucap Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemprov DKI Lepas Saham Bir, Tokoh FPI Teriakan Takbir

Pemprov DKI Lepas Saham Bir, Tokoh FPI Teriakan Takbir

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 14:37 WIB

Lepas Saham Bir Delta Jakarta, Sandiaga Optimis DKI Malah Untung

Lepas Saham Bir Delta Jakarta, Sandiaga Optimis DKI Malah Untung

Bisnis | Jum'at, 18 Mei 2018 | 03:00 WIB

Bursa Efek Indonesia Luncurkan Tiga Indeks Saham Baru

Bursa Efek Indonesia Luncurkan Tiga Indeks Saham Baru

Bisnis | Kamis, 17 Mei 2018 | 15:32 WIB

Inginkan Dividen Halal Jadi Alasan Pemprov DKI Lepas Saham Bir

Inginkan Dividen Halal Jadi Alasan Pemprov DKI Lepas Saham Bir

Bisnis | Kamis, 17 Mei 2018 | 13:22 WIB

Saham Bir Delta Djakarta, Disayang Ahok Dilepas Anies

Saham Bir Delta Djakarta, Disayang Ahok Dilepas Anies

Bisnis | Kamis, 17 Mei 2018 | 12:01 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×