Meletus Freatik, Status Merapi Masih Bahaya untuk Pendaki

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 21 Mei 2018 | 13:58 WIB
Meletus Freatik, Status Merapi Masih Bahaya untuk Pendaki
Letusan melontatkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

Suara.com - Gunung Merapi di perbatasan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah kembali meletus freatik pada Senin sekitar pukul 09.38 WIB. Namun status gunung berapi itu tetap aktif normal.

Seperti pada letusan sebelumnya, letusan kedua ini juga mengeluarkan suara gemuruh.

"Ini letusan yang kedua pada hari ini, setelah tadi dini hari pukul 01.25 WIB Merapi juga meletus freatik," kata Kepala Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman, Heri Suprapto, Senin (21/5/2018).

"Ada suara gemuruh sebelum asap tebal erupsi freatik Merapi nampak membumbung tinggi di puncak," katanya lagi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya menginformasikan bahwa meskipun terjadi dua kali letusan freatik pada Senin ini, status Gunung Merapi tetap masih aktif normal.

"Status Gunung Merapi saat ini masih normal. PVMBG tetap menetapkan status Normal (level I). Tidak ada kenaikan status dari Gunung Merapi. Masyarakat diimbau tetap tenang. Tidak perlu panik dan masyarakat belum perlu mengungsi. Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa serta mengantisipasi hujan abu di sekitar Gunung Merapi," katanya.

Ia mengatakan BPPTKG Yogyalkarta melaporkan letusan pertama terjadi pada 21 Mei 2018 pukul 01.25 WIB. Letusan berlangsung selama 19 menit dengan ketinggian asap 700 meter teramati dari Pos Babadan. Amplitudo seismik terukur 20 mm.

"Kemudian letusan freatik kedua berlangsung pada 21 Mei 2018 pukul 09.38 WIB selama enam menit. Tinggi asap 1.200 meter dengan angin condong ke arah Barat. Amplitudo maksimum 23 mm," katanya.

Menurut dia, hujan abu tipis terjadi Srumbung, Kaliurang dan Kemiren, Magelang, Jawa Tengah pascaletusan freatik kecil yang pertama.

"Sedangkan letusan kedua diperkirakan jatuh di daerah sekitar barat di wilayah Kabupaten Magelang dengan jarak yang tidak jauh dari puncak Gunung Merapi," katanya.

Ia mengatakan pascaletusan, kegempaan yang terekam di beberapa Pos Pengamatan Gunung Merapi tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan.

"Aktivitas kegempaan dan vulkanik tidak ada lonjakan," katanya.

Sutopo mengatakan kegiatan pendakian Gunung Merapi direkomendasikan hanya sampai di Pasarbubar kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Kondisi morfologi puncak Gunung Merapi saat ini rawan terjadi longsor sehingga sangat berbahaya bagi keselamatan pendaki.

"BNPB terus melakukan koordinasi dengan PVMBG dan BPBD. BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Magelang, BPBD Klaten, BPBD Boyolali, BPBD Sleman dan BPBD DI Yogyakarta telah mengambil langkah-langkah antisipasi," katanya.

Ia mengatakan pascaerupsi Gunung Merapi 2010 telah memberikan banyak pembelajaran. Saat ini tingkat kesiapsiagaan Pemda dan masyarakat dalam menghadapi letusan Gunung Merapi telah lebih baik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Area Merapi Sempat Hujan Abu Tipis

Area Merapi Sempat Hujan Abu Tipis

News | Senin, 21 Mei 2018 | 07:30 WIB

Cegah Mahasiswa Radikal, Kampus di Yogya Siapkan Kontrak Pro NKRI

Cegah Mahasiswa Radikal, Kampus di Yogya Siapkan Kontrak Pro NKRI

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 04:37 WIB

Pasca Bom Surabaya, Bandara Adisutjipto Dijaga Pasukan Elit

Pasca Bom Surabaya, Bandara Adisutjipto Dijaga Pasukan Elit

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 16:20 WIB

4 Destinasi Hits Yogyakarta Buat Sekeluarga

4 Destinasi Hits Yogyakarta Buat Sekeluarga

Lifestyle | Rabu, 16 Mei 2018 | 17:40 WIB

Travelling, Ini 6 Moda Transportasi Ikonik Wajib Potret

Travelling, Ini 6 Moda Transportasi Ikonik Wajib Potret

Lifestyle | Selasa, 15 Mei 2018 | 17:36 WIB

Terkini

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar

KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB