Sofyan Tsauri Intel Disusupkan ke Sel Teroris? Ini Kata Polri

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Senin, 21 Mei 2018 | 15:52 WIB
Sofyan Tsauri Intel Disusupkan ke Sel Teroris? Ini Kata Polri
Mantan Teroris dari Jaringan Al Qaeda, Sofyan Tsauri, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/6/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Mabes Polri mengklarifikasi rumor bahwa mantan narapidana terorisme, Sofyan Tsauri, disebut-sebut sebagai agen intelijen dan sengaja disusupkan ke kelompok fundamentalis agama yang radikalis.

Rumor itu marak diperbincangkan di media-media sosial, setelah Sofyan banyak diundang media televisi untuk mengomentari sejumlah aksi bom bunuh diri di Jawa Timur baru-baru ini.

 “Yang bersangkutan tidak pernah menjadi anggota Brimob. Dia pada 2009 telah dicopot, PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) dengan alasan disersi, poligami dan indikasi keterlibatan terorisme,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyanggah kabar tersebut, Senin (21/5/2018).

Dia menjelaskan, yang bersangkutan memiliki nama lengkap Muhammad Sofyan Tsauri. Lulus sebagai anggota Polri pada 1998, dan kali pertama bertugas sebagai anggota Sabhara Linmas Kepolisian Resor Depok.

“Saya tegaskan bahwa yang bersangkutan tidak pernah menjadi anggota Brimob,” tegasnya lagi.

Sofyan pernah ditugaskan sebagai perintis Sabhara Depok ke Aceh. Pada saat bertugas di Aceh itu lah dia kenal dengan kelompok teroris di bawah kepemimpinan Aman Abdurrahman.

“Pada saat bertugas di Aceh, dia terpapar pemikiran-pemikiran Aman Abdurrahman, dan Al Qaeda Asia Tenggara, berperan pemasok senjata teroris di Aceh. Pada rentang waktu 2006-2007 dia membaca buku pemikiran Aman Abdurrahman, dan disersi dari tugas Kepolisian,” tuturnya.

Setelah disersi dari tugas Kepolisian, Sofyan kembali dari Aceh ke Jakarta. Lalu pada Maret 2010, yang bersangkutan ditangkap di rumahnya, Depok.

Kemudian, Sofyan diajukan ke pengadilan dan dituntut 15 tahun penjara. Namun majelis hakim menjatuhkan vonis 10 tahun penjara.

“Dia sudah bebas karena beberapa kali mendapat remisi, keluar dari LP Cipinang 21 Oktober 2015. Di penjara ia sempat membuat halaqah (pengajian) namun berebut pengaruh dengan Aman Abdurrahman,” jelasnya.

Untuk diketahui, isu Sofyan sebagai agen intelijen Brimob itu pernah diungkapkan pemimpin FPI Rizieq Shihab pada 2010. Rizieq kala itu juga menyebut Sofyan yang mendanai kelompok teroris Aceh.

Rizieq menuduh Sofyan adalah orang yang melatih para terduga teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua. Video pernyataan Rizieq itu kini kembali beredar dan viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Napi Teroris Nusakambangan di Bogor Tempati Satu Sel Seorang Diri

Napi Teroris Nusakambangan di Bogor Tempati Satu Sel Seorang Diri

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 23:23 WIB

Hujan Iringi Kedatangan Napi Teroris ke Penjara Gunung Sindur

Hujan Iringi Kedatangan Napi Teroris ke Penjara Gunung Sindur

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 23:13 WIB

Terduga Teroris Diringkus Densus 88 di Surabaya

Terduga Teroris Diringkus Densus 88 di Surabaya

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 22:44 WIB

3 Jenazah Pelaku Teror Bom Surabaya Belum Dimakamkan

3 Jenazah Pelaku Teror Bom Surabaya Belum Dimakamkan

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 18:55 WIB

Begini Strategi Polri Sadarkan Keluarga Terduga Teroris

Begini Strategi Polri Sadarkan Keluarga Terduga Teroris

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 08:50 WIB

Terkini

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:20 WIB