DPR Minta Buwas Bangunkan Pemerintah yang Lengah soal Beras

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari
DPR Minta Buwas Bangunkan Pemerintah yang Lengah soal Beras
Dirut Bulog, Budi Waseso meluncurkan Kopi Jendral di Jakarta, Selasa (8/5). [Suara.com/Ria Rizky Nirmala Sari]

Perbedaan data pangan perlu disikapi sesegera mungkin.

Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengaku heran dengan data pangan yang dimiliki oleh pemerintah berbeda antar kementerian yang satu dengan yang lainnya.

“Saya nggak ngerti kenapa hari-hari ini soal data gabah beras itu saling tidak ada kecocokan, satu sama lain merasa inilah data yang benar," kata Bambang di Kantor BPK, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2018).

Menurut Bambang, perbedaan data pangan yang terjadi hingga saat ini perlu disikapi sesegera mungkin.

"Permasalahan data ini harus segera diselesaikan jangan berlarut, larut,” ucapnya.

Bambang mengaku tak terlalu mempermasalahkan impor beras selama pasokan menipis dan harga meroket, namun impor mesti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pasalnya, selama ini pemerintah telah melakukan impor namun harga beras masih tinggi di beberapa wilayah.

“Yang kita heran adalah impor dalam jumlah besar masuk tapi tidak juga turunkan harga, ini juga pertanyaan besar. Dalam logika kita manakala impor besar masuk pasti menekan harga karena harga melampaui atau meroket karena ada kelangkaan," ujarnya.

Kendati demikian, Bambang berharap pemerintah bisa segera memperbaiki data pangan ini dan permasalahan impor beras. Terutama pasca terpilihnya Budi Waseso sebagai Direktur Utama Bulog.

“Saya berharap nanti kehadiran pimpinan Bulog yang baru saudara Buwas bisa memperbaiki dan bikin melek kementerian-kementerian terkait kalau data itu simpel dan hanya satu," katanya.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS