Sidney Jones: Teroris yang Belum ke Suriah Lebih Berbahaya

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 22 Mei 2018 | 21:55 WIB
Sidney Jones: Teroris yang Belum ke Suriah Lebih Berbahaya
Peneliti terorisme Sidney Jones (tengah) dan pengamat jaringan trerorisme ‎Nassir Abbasdi Wahid Institute, Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa(1/11/2016). [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Peneliti terorisme dari Institute for Policy Analyst of Conflict (IPAC), Sidney Jones, menegaskan ada sejumlah asumsi masyarakat yang keliru terhadap jaringan radikalisme.

Sidney menilai, orang-orang yang akan kembali dari palagan ISIS di Suriah ke Indonesia tidak berbahaya.

Sebaliknya, ia justru menilai orang-orang Indonesia yang masuk dalam kelompok fundamentalis radikal tapi tak pernah merasakan perang di Suriah adalah pihak berbahaya.

"Orang lokal yang tidak pernah menginjakkan kaki ke Suriah tapi masih punya harapan, masih punya ilusi bahwa daulah Islamiah, itulah yang berbahaya,” kata Sidney dalam diskusi bertajuk “Menguak Fakta Aktual Radikalisme dan Terorisme di Indonesia” di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).

Sidney menjelaskan, orang-orang yang sudah pernah merasakan bertarung di Suriah pasti akan merasakan hal yang tidak mengenakkan.

Sedangkan para anggota jaringan teroris di Indonesia yang belum pernah ke sana, masih memiliki semangat yang kuat.

Selain itu, Sidney mengatakan kekuatan ISIS di Timur Tengah yang terlihat menurun seiring dengan kekalahannya, sudah tidak terlalu berpengaruh terhadap kekuatan kelompok pro-ISIS di Indonesia.

Sebab, ia melihat kelompok pro-ISIS di Indonesia sudah memiliki kehidupan sendiri.

"Karena kelompok pro-ISIS punya kehidupan sendiri, sekarang ini di Indonesia mereka bisa berlanjut tanpa referensi ke Timur Tengah," katanya.

Sidney menambahkan, bahwa ada asumsi bahwa WNI menjadi target oleh jaringan-jaringan teroris itu salah. Ia melihat target utama dalam aksi teroris di Indonesia masih berkutat pada gereja dan kepolisian.

"Proyek yang sama, gereja dan polisi yang menjadi target sejak dulu, dan saya kira kita harus melihat bahwa dua target itu sangat gampang untuk menjadi target," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumat Besok, DPR Target Sahkan Revisi UU Terorisme

Jumat Besok, DPR Target Sahkan Revisi UU Terorisme

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 21:08 WIB

Sidney Jones: Bom Bunuh Diri Surabaya Bukti Teroris Sedang Lemah

Sidney Jones: Bom Bunuh Diri Surabaya Bukti Teroris Sedang Lemah

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 18:48 WIB

Polisi Korban Penyerangan di Jambi Alami Luka Bacok di Leher

Polisi Korban Penyerangan di Jambi Alami Luka Bacok di Leher

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 16:28 WIB

Densus 88 Tangkap 74 Terduga Teroris Pasca Tragedi Bom Surabaya

Densus 88 Tangkap 74 Terduga Teroris Pasca Tragedi Bom Surabaya

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 16:14 WIB

Menohok, ini Pesan Tegas Kartika Putri ke Teroris

Menohok, ini Pesan Tegas Kartika Putri ke Teroris

Entertainment | Selasa, 22 Mei 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka

Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:41 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow

Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:31 WIB

Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas

Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:28 WIB

DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas

DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:27 WIB

Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia

Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:27 WIB

Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel

Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:16 WIB

Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan

Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:05 WIB

Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia

Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:52 WIB

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:52 WIB

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:47 WIB