Sidney Jones: Bom Bunuh Diri Surabaya Bukti Teroris Sedang Lemah

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 22 Mei 2018 | 18:48 WIB
Sidney Jones: Bom Bunuh Diri Surabaya Bukti Teroris Sedang Lemah
Peneliti terorisme Sidney Jones (tengah) [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Peneliti terorisme dari Institute for Policy Analyst of Conflict (IPAC), Sidney Jones, menilai aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur, tidak menunjukkan kekuatan ekstremisme kelompok fundamentalis.

Sidney justru melihat aksi bom bunuh diri di tiga gereja pada Minggu (13/5) tersebut sebagai unjuk kelemahan.

Pasalnya, ia melihat peristiwa tersebut hanya menjadi taktik para pelaku teroristik untuk meningkatkan eksistensi jaringan.

"Mereka mencari taktik-taktik yang spektakuler untuk muncul di depan umum, dan dapat perhatian umum," ujar Sidney dalam diskusi bertajuk “Menguak Fakta Aktual Radikalisme dan Terorisme di Indonesia” di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).

Sidney menuturkan, perhatian dari kalangan masyarakat dibutuhkan oleh jaringan-jaringan teroris untuk melakukan rekrutmen calon-calon teroris baru.

"Kalau misalnya rekrutmen sudah mulai menurun karena sudah lama tidak aktif, justru pemimpin mencari saat itu untuk melakukan sesuatu yang spektakuler," tuturnya.

Oleh sebab itu, Sidney mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu membesar-besarkan aksi teroris seperti yang terjadi di Surabaya.

Hal tersebut dikarenakan aksi teroris tersebut hanya sebuah akal-akalan jaringan teroris untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat.

"Kita harus melihat ekstremisme sebagai sesuatu yang justru tidak punya kekuatan besar di Indonesia. Walaupun, yang terjadi selama bulan Mei mungkin menjadi sesuatu yang agak menakutkan," pungkasnya.

baca juga

Dita beserta keluarga adalah bomber tiga gereja di Surabaya. Dita melakukan bom bunuh diri di gereja Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.

Untuk diketahui, Minggu dua pekan lalu, terjadi bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia, Gereja Santa Maria Tak Bercela, dan Gereja Pantekosta Pusat, di Surabaya.

Selang sehari, Senin (14/5), teroris kembali melakukan bom bunuh diri di Markas Polrestabes Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenazah Bomber Bunuh Diri Gereja Surabaya Tak Diakui Keluarga

Jenazah Bomber Bunuh Diri Gereja Surabaya Tak Diakui Keluarga

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 15:27 WIB

Diekspos Polisi, Dosen USU yang Hina Korban Bom Surabaya Pingsan

Diekspos Polisi, Dosen USU yang Hina Korban Bom Surabaya Pingsan

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 19:54 WIB

Video Viral Emak-Emak di Surabaya Marahi Teroris

Video Viral Emak-Emak di Surabaya Marahi Teroris

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 18:24 WIB

Jenazah Teroris Ditolak Warga, Gubernur Jatim: Itu Sanksi Sosial

Jenazah Teroris Ditolak Warga, Gubernur Jatim: Itu Sanksi Sosial

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 16:49 WIB

Ayah, Aku Tak Ingin Mati sebagai Teroris....

Ayah, Aku Tak Ingin Mati sebagai Teroris....

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 15:19 WIB

Terkini

Skandal Manchester City Picu Ketegangan Inggris-UEA, Ancam Investasi Rp500 Triliun

Skandal Manchester City Picu Ketegangan Inggris-UEA, Ancam Investasi Rp500 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 14:42 WIB

Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!

Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!

News | Minggu, 27 September 2026 | 14:41 WIB

Kenapa Battery Health Mobil Listrik Turun? Ini Sebab dan Pencegahannya

Kenapa Battery Health Mobil Listrik Turun? Ini Sebab dan Pencegahannya

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 14:39 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Sumut, 5 Kabupaten Terdampak Banjir, Tapteng Paling Parah

Cuaca Ekstrem Landa Sumut, 5 Kabupaten Terdampak Banjir, Tapteng Paling Parah

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 14:35 WIB

Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap

Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 14:34 WIB

Iqbal Akbar Dicopot sebagai Kepala SPPG Tebingtinggi, Buntut Viral Dilabrak Istri Diduga Selingkuh

Iqbal Akbar Dicopot sebagai Kepala SPPG Tebingtinggi, Buntut Viral Dilabrak Istri Diduga Selingkuh

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 14:30 WIB

4 Smartband Anti Air Harga Rp300 Ribuan, Cocok untuk Olahraga dan Hidup Sehat

4 Smartband Anti Air Harga Rp300 Ribuan, Cocok untuk Olahraga dan Hidup Sehat

Tekno | Minggu, 27 September 2026 | 14:25 WIB

Akhiri Konflik Panjang, Pablo Benua Sukses Kawal Kemenangan Kepengurusan Tunggal Ikatan Notaris

Akhiri Konflik Panjang, Pablo Benua Sukses Kawal Kemenangan Kepengurusan Tunggal Ikatan Notaris

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 14:21 WIB

9 Rekomendasi Physical Sunscreen Lokal yang Aman dan Murah

9 Rekomendasi Physical Sunscreen Lokal yang Aman dan Murah

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 14:20 WIB

Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut

Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 14:20 WIB

×